<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BKKKS Provinsi Jawa Timur</title>
	<atom:link href="http://www.bk3sjatim.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bk3sjatim.org</link>
	<description>Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial Provinsi Jawa Timur</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Feb 2012 06:50:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bantuan Sosial Permakanan &amp; peningkatan Gizi Lansia Warga Tenggilis Mejoyo</title>
		<link>http://www.bk3sjatim.org/bantuan-sosial-permakanan-peningkatan-gizi-lansia/</link>
		<comments>http://www.bk3sjatim.org/bantuan-sosial-permakanan-peningkatan-gizi-lansia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 01:11:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin01</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kronik]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan.lansia]]></category>
		<category><![CDATA[BLT]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bk3sjatim.org/?p=2826</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka untuk meningkatkan gizi bagi para lanjut usia, Kementerian Sosial memberi bantuan langsung tunai (BLT) terhadap 60 lanjut usia kurang mampu di wilayah Kelurahan Tenggilis Mejoyo. Para lansia tersebut masing-masing mendapatkan uang Rp 600.000 (Enam Ratus Ribu Rupiah) untuk bantuan permakanan dan peningkatan gizi. Bantuan ini diserahkan kepada lansia dari kementerian Sosial Republik Indonesia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0110.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2827" style="border-image: initial; border-width: 4px; border-color: white; border-style: solid; margin: 4px;" title="IMG_0110" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0110-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Dalam rangka untuk meningkatkan gizi bagi para lanjut usia, Kementerian Sosial memberi bantuan langsung tunai (BLT) terhadap 60 lanjut usia kurang mampu di wilayah Kelurahan Tenggilis Mejoyo.<span id="more-2826"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Para lansia tersebut masing-masing mendapatkan uang Rp 600.000 (Enam Ratus Ribu Rupiah) untuk bantuan permakanan dan peningkatan gizi. Bantuan ini diserahkan kepada lansia dari kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) Provinsi Jawa Timur.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketua Umum BKKKS Provinsi Jawa Timur DR. H. Tjuk Kasturi Sukiadi, SE dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa <strong><em>“Bantuan ini merupakan kali pertama dari Kementerian Sosial Republik Indonesia berupa BLT yang bertujuan untuk meningkatkan gizi bagi lansia.”</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bantuan tersebut sebenarnya sebanyak 110 BLT, akan tetapi pihaknya hanya menyalurkan untuk 60 orang lansia yang ada di Keluarahan Tenggilis Mejoyo, sedangkan sisanya diserahkan kepada 50 lansia yang ada di empat desa dari dua Kecamatan di Kabupaten Gresik.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kegiatan tersebut Bapak Lurah Tenggilis Mejoyo Kresno Haribowo dalam sambutannya berpesan kepada lansia agar bantuan tersebut digunakan sebaik-baiknya.<br />
<strong><em>“Ojo ditukokno HP, ojo ditukokno lian-liane sing gak ono gunane (Jangan dibelikan HP, jangan dibelikan lain-lain yang tidak ada gunanya) Dimanfaatkan sebaik-baiknya,&#8221;</em></strong> ujarnya.</p>
<p>Sementara itu para penerima rata-rata berusia di atas 60 tahun mengaku sangat senang. Dan uang bantuan untuk membeli beras dan berobat ke dokter. Seperti yang diungkapkan Markuat (75) warga Tenggilis Kauman yang mengaku sangat senang. <strong><em>“dibuat membeli beras,”</em></strong> kata kakek tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Keterangan lainnya yang disampaikan salah seorang lansia penerima bantuan yaitu mbah Kasnari (73) menyampaikan bahwa, selain untuk membeli beras sisa uangnya juga untuk membuat gigi palsu. <strong><em>“Damel benaaken untu kale tumbas beras (Untuk membetulkan gigi dan membeli beras).</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bk3sjatim.org/bantuan-sosial-permakanan-peningkatan-gizi-lansia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KUNJUNGAN KE RUMAH SAKIT SUMBER GLAGAH</title>
		<link>http://www.bk3sjatim.org/kunjungan-ke-rumah-sakit-sumber-glagah/</link>
		<comments>http://www.bk3sjatim.org/kunjungan-ke-rumah-sakit-sumber-glagah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 23:39:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin01</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kronik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bk3sjatim.org/?p=2821</guid>
		<description><![CDATA[(BKKKS) Provinsi Jawa Timur telah melaksanakan kegiatan peringatan Hari Internasional Penyandang Cacat tahun 2011 pada tanggal 03 dan 04 Desember 2011 dengan serangkaian kegiatan berupa jalan sehat, touring motor penyandang cacat, pentas seni, pameran hasil karya penyandang cacat, pemeriksaan kesehatan gratis bagi penyandang cacat serta bantuan pengukuran prothese dan orthose di Gedung dan halaman BKKKS [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2012/02/DSC06708.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2903" style="border-image: initial; border-width: 4px; border-color: white; border-style: solid; margin: 4px;" title="SONY DSC" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2012/02/DSC06708-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>(BKKKS) Provinsi Jawa Timur telah melaksanakan kegiatan peringatan Hari Internasional Penyandang Cacat tahun 2011 pada tanggal 03 dan 04 Desember 2011 dengan serangkaian kegiatan berupa jalan sehat, touring motor penyandang cacat, pentas seni, pameran hasil karya penyandang cacat, pemeriksaan kesehatan gratis bagi penyandang cacat serta bantuan pengukuran prothese dan orthose di Gedung dan halaman BKKKS Provinsi Jawa Timur, Jl. Raya Tenggilis Blok GG No. 10 Surabaya .</p>
<p style="text-align: justify;">Berkaitan dengan tindak lanjut hasil pengukuran prothese dan orthose pada kegiatan tersebut (BKKKS) Provinsi Jawa Timur telah melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Kusta Sumber Glagah pada Hari : Rabu, 08 Februari 2012 dengan peserta 20 orang.</p>
<p style="text-align: justify;">Kunjungan itu sendiri diterima langsung oleh Direktur Rumah Sakit Sumber Glagah dr.  Nanang Koesnartedjo beserta jajarannya. Kegiatan diawali dengan penyampaian paparan sekilas tentang Rumah Sakit Sumber Glagah dan dilanjutkan dengan kunjungan berkeliling didalam Rumah Sakit tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Sunguh luar biasa Rumah Sakit ini, ternyata sunguh bersih dan dimasing-masing kamar mandi disediakan mesin cuci untuk mencuci pakaian pasien dan keluarga pasien.</p>
<p style="text-align: justify;">Didalam rumah sakit tersebut ternyata masih ada beberapa penderita kusta yang tinggal menetap disana karena sudah tidak ada lagi sanak sudaranya. Rumah sakit tersebut merupakan jujukan dari beberapa daerah, antara lain dari Bojonegoro bahkan ada yang dari Kalimantan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu untuk memberikan kesan yang nyaman bagi pasien non kusta maka ruangan untuk pasien non kusta ditempatkan didepan dan yang kusta dibelakang. Selain itu dibelakang sudut rumah sakit itu terdapat pengolahan limbah yang cukup asri dan patut dicontoh karena ramah lingkungan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bk3sjatim.org/kunjungan-ke-rumah-sakit-sumber-glagah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SEKILAS YAYASAN AURICA</title>
		<link>http://www.bk3sjatim.org/sekilas-yayasan-aurica/</link>
		<comments>http://www.bk3sjatim.org/sekilas-yayasan-aurica/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 07:34:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin01</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dari Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[bk3s]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bk3sjatim.org/?p=2806</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Yayasan Aurica adalah sebuah lembaga yang didirikan oleh para orang tua anak dengan gangguan pendengaran,dengan tujuan untuk dapat turut serta membantu/ mengembangkan potensi anak-anak yang mengalami gangguan pendengaran agar dapat lebih berpartisipasi dan prestasi serta dapat memiliki pilihan yang lebiih luas.   Alamat : Margorejo Indah 3/A-408 Surabaya 60238, Indonesia Phone: +62 31 8475341 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2012/01/aurika.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2807" style="border-image: initial; border-width: 4px; border-color: white; border-style: solid; margin: 4px;" title="aurika" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2012/01/aurika-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Yayasan Aurica adalah sebuah lembaga yang didirikan oleh para orang tua anak dengan gangguan pendengaran,dengan tujuan untuk dapat turut serta membantu/ mengembangkan potensi anak-anak yang mengalami gangguan pendengaran agar dapat lebih berpartisipasi dan prestasi serta dapat memiliki pilihan yang lebiih luas.<span id="more-2806"></span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Alamat :</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Margorejo Indah 3/A-408 Surabaya 60238, Indonesia</p>
<p style="text-align: justify;">Phone: +62 31 8475341 , +62 31 70130801 Fax: +62 31 8475341</p>
<p style="text-align: justify;">E-mail: yayasan.aurica@gmail.com</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="mailto:yayasan_aurica@telkom.net">yayasan_aurica@telkom.net</a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Visi</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Anak-anak dengan gangguan pendengaran dapat mendengar, berkomunikasi verbal &amp; mengembangkan potensi yang dimiliki semaksimal mungkin sejajar dengan teman-temannya untuk berperan serta aktif dimasyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Misi</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Membantu anak-anak dengan gangguan pendengaran untuk dapat berkomunikasi secara verbal dengan keluarganya, lingkungan pendidikannya dan di lingkungan sekitarnya yang lebih luas, dengan melibatkan orang tua dan lingkungan sekolah serta masyarakat luas sedini mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengembangkan kemampuan dan skill orang tua dengan menyediakan program pelatihan sedini mungkin, sehingga anak-anak diharapkan akan dapat berkomunikasi secara verbal menggunakan sisa pendengaranyang mereka miliki dengan bantuan alat bantu dengar yang sesuai.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Sejarah dibentuknya Yayasan Aurica</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pada akhir Desember1999,beberapa orang tua  yang merasa tidak puas dengan penanganan anak mereka yang mengalami gangguan pendengaran, berkumpul, berdiskusi untuk memberikan bantuan berupa informasi/sharing bagimana penanganan gangguan pendengaran yang sudah dijalani maupun yang diharapkan orang tua. Kelompok ini bertemu secara rutin seminggu sekali menceritakan pengalaman dan kesulitan masing-masing orang tua dalam menangani anak mereka. Semakin hari semakin banyak orang tua yang bergabung dalam kelompok ini. Kemudian kelompok ini dinamakan Surabaya parents support group.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatannya adalah seputar pemberian habiltasi Auditory kepada orang tua dan anak yang mengalami gangguan pendengaran, konsultasi mengenai penanganan gangguan pendengaran,menjalin hubungan dengan para profesional medis dan profesional pendidikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan semakin banyaknya keluarga/orang tua anak yang bergabung, maka dipandang perlu untuk mendirikan sebuah lembaga yang mempunyai kekuatan hukum guna lebih mengakomodasi kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan. Oleh karena itu dibentuklah Yayasan Aurica pada September 2004 dengan program dan kegiatan yang lebih beragam dan terstruktur guna menunjang keberhasilan anggota.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Yayasan Aurica adalah sebuah lembaga yang didirikan oleh para orang tua anak dengan gangguan pendengaran,dengan tujuan untuk dapat turut serta membantu/ mengembangkan potensi anak-anak yang mengalami gangguan pendengaran agar dapat lebih berpartisipasi dan prestasi serta dapat memiliki pilihan yang lebiih luas.</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Seluruh anak-anak di Yayasan Aurica menggunakan alat bantu dengar, baik hearing aid atau cochlear implant dengan tingkat gangguan pendengaran ringan hingga berat (profound). Para orang tua yang bergabung di Yayasan Aurica memiliki harapan yang sama, ingin anak mereka dapat berintegrasi dalam lingkungan sosial mereka. Hal ini berarti dapat berkomunikasi secara</p>
<p style="text-align: justify;">Verbal didalam rumah,lingkungan rumah dan disekolah padaumumnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Pendanaan</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Yayasan Aurica adalah lembaga sosial yang terdaftar sebagai pembayar pajak, dimana tujuan utamanya adalah untuk membantu anak-anak dengan gangguan pendengaran dari semua tingkat lapisan masyarakat. Sampai dengan saat ini sumber pendanaan utama yayasan adalah dari penghasilan kegiatan habilitasi atau auditory learning, kegiatan seminar dan parents course dan sumbangan-sumbangan dari pihakl ain.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai dengan saat ini, yayasan Aurica menerima donasi dari beberapa pihak dengan jumlah terbatas dan sampai dengan Mei 2009, kami dapat member bantuan keringanan biaya pelatihan dan donasi Hearing Aid.</p>
<p style="text-align: justify;">Seluruh bantuan dan dukungan dari semua pihak akan kami kelola secara baik dan hati-hati agar dapat meringankan beban anak-anak dengan gangguan pendengaran ini untuk memperoleh kesempatan dan masa dapan yanglebihbaik.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi para donatur yang ingin memberikan sumbangannya, dapat dikirimkan ke:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>YayasanAurica</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>NoRek. 034-01-06594-00-6</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>BankNiagacabangJemursari,Surabaya</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Gambaran Kegiatan</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan di Yayasan Aurica meliputi: konsultasi mengenai pananganan gangguan pendengaran pada anak atau bayi, habilitasi auditory atau auditory learning, Parents Support Group, kids club, home visit, school visit, seminar dan diskusi, bekerja sama dengan beberapa intitusi mengadakan kegiatan hearing screening kepada anak usia sekolahTK dan playgroup kebawah.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Konsultasi mengenai gangguan pendengaran</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Konsultasi ini diberikan kepada orang tua mengenai manajemen gangguan pendengaran, mulai dari pemeriksaan gangguan pendengaran, pemilihan alat bantu dengar yang sesuai dan habilitasi dengan pendekatan auditory verbal.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Habilitasi auditory atau auditory learning, yang ditujukan kepada Anak dan orang tua</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam habilitasi, anak dilatih untuk menoptimalkan sisa pendengarannya melalui alat bantu dengar yang dipakainya sehingga mampu berkomunikasi secara verbal. Sedangkan orang tua dan keluarganya diberikan informasi dan pedoman mengenai teknik dan strategia uditory verbal untuk diaplikasikan dalam kehidupansehari-hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Orang tua akan diberikan panduan untuk mengembangkan 5 potensi anak yang meliputi kemampuan mendengar, berbicara, berbahasa, berlogika dan berkomunikasi.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Parents Support Group</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Diadakan untuk memberikan dukungan kepada orang tua,berupa dukungan pengetahuan, ketrampilan dan dukungan psikologis.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Kidsclub</span>.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Diadakan untuk melatih anak bersosialisasi dalam kelompok kecil dan besar dan memberi bekal kepada anak untuk masuk dalam masyarakat secara lebih luas,termasuk untuk bersekolah  disekolah umum.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Schoolvisitdanhomevisit.</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">School visit dilakukan terutama kepada sekolah umum yang menerima anak dengan gangguan pendengaran, agar mempunyai informasi terkini mengenai managemen gangguan pendengaran. Sedangkan home visit lebih ditujukan untuk membantu keluarga untuk memastikan apakah penerapan program habilitasi sudah berjalan benar di rumah. Home visit juga ditujukan untuk mendapatkan data yang lebih kompleks mengenai keseharian anak untuk menyusun program terapi yang bersifat khusus, apabila terjadi hambatan perkembangan yang cukup signifikan dalam proses habilitasi.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Hearing screening</strong>.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Bekerja sama dengan dokter, rumah sakit, dan pihak lain melakukan pemeriksaan pendengaran dan konsultasi gratis pada sekolah play group dan TK   untuk mensosialisasikan penanganan dini  gangguan pendengaran pada anak.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Seminar,diskusi,parents course.  </strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menyelengarakan Seminar, diskusi dan parents course, dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan, informasi, meningkatkan kemampuan para professional, baik untuk professional medis, professional pendidikan, atau para professional lain yang bergerak di bidang penanganan gangguan pendengaran, maupun orang tua, megenai penanganan gangguan  pendengaran yang uptodate.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Profil sumber daya manusia</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Secara umum semua sumber daya manusia di Yayasan Aurica telah memperoleh pendidikan dan training yang berkualitas yang mengacu pada pendekatan Auditory Verbal internasional. Koordinator habilitasi Cochlear Implant International yang berkantor di Sydney, datang secara berkala ke yayasan untuk meng-up date ketrampilan para personel kami. Support ini diberikan mengingat cukup banyaknya anak yang ditangani di yayasan Aurica dengan tingkat keberhasilan yang cukup baik.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>KetuaYayasanAurica</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sri Gutomo adalah orang tua dari anak tuna rungu. Bermula dari belajar secara otodidak mengenai management anak tuna rungu, Sri Gutomo memperdalam pengetahuannya mengenai audiologist dan managemen anak dengan gangguan pendengaran melalui berbagai workshop dan seminar. Keaktifannya memajukan kualitas hidup anak tuna rungu mendorong beberapa institusi</p>
<p style="text-align: justify;">international menawarkan program workshop dan course kepadanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa workshop dan course yang diikuti antara lain Auditory verbal Therapy Workshop di Hongkong, Audiological Technician workshop di Jakarta, Cochlear Implant Basic Workshop dari Cochlear Ltd. dan Advance AuditoryV erbalWorkshopdiKualaLumpur, Malaysia.</p>
<p style="text-align: justify;">Di tengah-tengah kesibukannya, Sri Gutomo menjadi ketua yayasan Aurica, aktif menjadi volunter di rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya sebagai konselor dan aktif menjadi pembicara diberbagai seminar.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Koordinator habilitasi.</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sinta Nursimah adalah orang tua dari anak tuna rungu. Pengetahuan auditory verbal pertama kali diperoleh di Perth, Australia saat mengantar anaknya untuk memperoleh program habilitasi di sana. Kesuksesannya mengantar sang anak lancar berkomunikasi secara verbal dan berprestasi di sekolah umum, mendorong dia untuk membantu anak-anak tuna rungu lainnya mengoptimalkan potensi diri mereka. Menyadari bahwa bekal pengalaman tidak cukup, maka ia mengikuti short course di Singapore General Hospital, Singapore.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbekal pengetahuan dasar, Sinta mulai memberikan terapi habilitasi, dan atas support dari Cochlear Ltd. di Sydney ia berkesempatan mengikuti Intermediate Auditory Verbal Workshop di Sheperd Centre,Sydney dan Advance Auditory Verbal Workshop di Kuala Lumpur, Malaysia.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini ia dibantu oleh team habilitasi yang terdiri dari Fitri, Utari dan Ratih dalam menyelengarakan program habilitasi di Yayasan Aurica. Dimana mereka telah mendapatkan pelatihan yang intesif sebelum bergabung di dalam team habilitasi di Yayasan Aurica.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Bendahara dan Sekretaris Yayasan Aurica.</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bendahara, Cecilia, dan sekretaris yayasan, Silvia, juga berasal dari orang tua anak dengan gangguan pendengarn. Komitmen dan kepeduliannya terhadap anak dengan gangguan pendengaran membuat mereka bersedia meluangkan waktu dan tenaga di tengah aktivitas rutin mereka untuk memajukanYayasan Aurica demi peningkatan kualitas hidup anak dengan gangguan pendengaran.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Koordinator Paretns support group dan coordinator kids club.</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Para orang tua yang telah sukses menghantarkan anak mereka berkomunikasi dan berbahasa secara verbal, dan yang telah memiliki ketrampilan auditory verbal ditunjuk sebagai koordinator parents dan koordinator kids club untuk menjadi motivator bagi orang tua yang lain. Mereka bertugas untuk memotivasi dan memberi dukungan pengetahuan, ketrampilan dan dukungan psikologis kepada orang tua lain, dan untuk menyelenggarakan parents meeting sebagai wadah diskusi antar orangt ua.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Selintas tentang anak di Yayasan Aurica</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Yayasan Aurica mendorong intervensi sedini mungkin pada anak-anak dengan gangguan pendengaran untuk dapat mengembangkan potesi anak semaksimal mungkin. Saat ini anak- Anak yang tergabung diYayasan Aurica,mulai dari usia yang termuda adalah 8 bulan sampai dengan 12 tahun. Mereka semua tumbuh dan berkembang dengan potensi yang sama dengan anak-anak yang tidak mengalami gangguan pendengaran dan dapat berprestasi sema seperti “teman-teman”nya yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Ashila, 3,5tahun.</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Ashila mengikuti program habilitasi mulai usia 8 bulan. Kemajuannya sangat pesat karena usianya yang dini saat memulai program habilitasi, alat bantu dengar yang tepat dan proses terapi yang konsisten dan berkesinambunan.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini dia sekolah diplay group umum dan dapat mengikuti kegiatan-kegiatan di sekolah dengan sangat baik. Ia dapat menyenyi dengan intonasi yang tepat, berpuisi dengan tekanan nada yang berirama, menjawab pertanyaan- pertanyaan guru dan menimpali dongeng yang dibacakan didepan kelas.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Dian, 11tahun.</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dian saat ini duduk di kelas 5 SD. Prestasinya di sekolah cukup baik, bahkan pada pelajaran science ia menduduki peringkat tinggi di sekolahnya hingga diberi julukan professor of sciencedi sekolahnya. Dian juga pernah mendapat beasiswa dari Alexander Graham Bell Foundation atas prestasi yang sangat baik disekolah umum.Dian memulai program habilitasi sejak usia kurang dari 3 tahun dan mendapat cochlear implat saat 3,3 tahun. Baru-baru ini ia memenangkan tiga kejuaraan sekaligus pada lomba peringatan isra’ miraj di sekolahnya, yakni juara pertama lomba biografi Rosul, juara ke dua lomba melukis dan juara ketiga lomba kaligrafi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bk3sjatim.org/sekilas-yayasan-aurica/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KEMERDEKAAN DAN KEBERADABAN</title>
		<link>http://www.bk3sjatim.org/kemerdekaan-dan-keberadaban/</link>
		<comments>http://www.bk3sjatim.org/kemerdekaan-dan-keberadaban/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 06:09:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin01</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[bk3s]]></category>
		<category><![CDATA[keberadaban]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[[ahlawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bk3sjatim.org/?p=2796</guid>
		<description><![CDATA[Telah lebih 66 tahun Indonesia merdeka.  Namun apa yang dicita citakan oleh para pendiri bangsa  seperti yang tertuang pada Mukadimah Undang Undang Dasar Tahun 1945 rasa rasanya semakin jauh panggang dari api. Prof. Dr. J. Sahetappy, SH, Guru Besar Emiritus Universitas Airlangga yang sejak sebelum reformasi  dan berlanjut sampai sekarang  tergolong vocal dalam berbagai paparan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2012/01/b25-122.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2803" style="border-image: initial; border-width: 4px; border-color: white; border-style: solid; margin: 4px;" title="Pahlawan" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2012/01/b25-122-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Telah lebih 66 tahun Indonesia merdeka.  Namun apa yang dicita citakan oleh para pendiri bangsa  seperti yang tertuang pada Mukadimah Undang Undang Dasar Tahun 1945 rasa rasanya semakin jauh panggang dari api. Prof. Dr. J. Sahetappy, SH, Guru Besar Emiritus Universitas Airlangga <span id="more-2796"></span>yang sejak sebelum reformasi  dan berlanjut sampai sekarang  tergolong vocal dalam berbagai paparan, beliau sering menyitir ungkapan Ambon (meskipun beliau adalah Arek Suroboyo)  yang mengatakan bahwa : “ Busuknya ikan  dimulai dari kepala!”</p>
<p style="text-align: justify;">Kata kata bijak ini benar-benar tergambar dalam keadaan yang terjadi di negeri tercinta Indonesia. Berbagai masalah yang timbul pada kurun waktu beberapa tahun terakhir ini :  apakah itu dibidang politik,  ekonomi, peradilan, sosial dan keamanan serta persatuan dan kesatuan bangsa tidak terlepas dari tidak berkualitasnya para elite bangsa ini.  Elite bangsa yang nyaris tidak punya prinsip, tidak punya karakter dan integritas serta tidak memiliki pandangan yang jauh kedepan.  Para pemuka bangsa ini yang seharusnya berupaya keras untuk mencerdaskan kehidupan bangsa justru melakukan yang sebaliknya. Sebagai politisi para elite telah mengeksploitasi kelemahan bangsanya. Mereka menggunakan  senjata “money politic” untuk memenangkan semua kontes kepemimpinan yang merupakan atribut dari perwujudan demokrasi. Mulai dari Pilkades, Pilkada, Pemilu dan Pilpres . Korupsi  yang dilakukan oleh kader atau fungsionaris partai semakin merajalela. Baik APBD maupun APBN telah ditempatkan sebagai sumber untuk pendanaan kegiatan politik baik yang sifatnya pribadi sang penguasa maupun partainya.  Slogan mereka adalah : “ Kalau mau jadi elite politik  dan atau penguasa harus punya duwit!” Ini adalah ekspresi ketidakberadaan dari para elite politik kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pada itu persatauan dan kesatuan bangsa juga semakin rapuh. Penembakan gelap di Timika banyak membawa korban. Belum lagi korban perang antar suku yang dipicu oleh Pilkada untuk memilih Bupati di Kabupaten Puncak Papua. Masih ditambah lagi dengan penembakan di Aceh terhadap buruh asal  Pulau Jawa. Sementara  pihak memberi tengara bahwa kekerasan bersenjata yang  terjadi baik di Papua dan Aceh merupakan ekses dari Pilkada. Namun dibalik itu adanya motip kecemburuan sosial tidak dapat dinafikkan.  Kecemburuan sosial yang diakibatkan karena ketidak mampuan dari warga setempat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak di kampung sendiri. Hanya disayangkan bahwa kecemburuan sosial ini diluapkan dalam ungkapan  amarah  berbentuk pembunuhan  atas para buruh yang tak berdosa. Sekali lagi kita bertanya baru sampai disinikah hasil kemerdekaan dalam upaya membentuk peradaban bangsa Indonesia? Sebuah bangsa merdeka namun belum beradab!</p>
<p style="text-align: justify;">Surabaya , awal Januari 2012</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bk3sjatim.org/kemerdekaan-dan-keberadaban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Internasional Penyandang Cacat (HIPENCA) Tahun 2011</title>
		<link>http://www.bk3sjatim.org/peringatan-hari-internasional-penyandang-cacat-hipenca-tahun-2011/</link>
		<comments>http://www.bk3sjatim.org/peringatan-hari-internasional-penyandang-cacat-hipenca-tahun-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 04:09:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin01</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kronik]]></category>
		<category><![CDATA[HIPENCA]]></category>
		<category><![CDATA[penyandang cacat]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bk3sjatim.org/?p=2748</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 03 Desember merupakan hari yang sangat spesial untuk para penyandang cacat, hal ini dikarenakan pada tanggal tersebut diperingati Hari Internasional Penyandang Cacat, untuk memberikan apresiasi kepada para penyandang cacat dan sebagai agenda rutin tahunan BKKKS Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Yayasan BK3S Jawa Timur dan masyarakat peduli penyandang cacat menyelenggarakan kegiatan peringatan Hari Internasional [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2012/01/IMG_6738.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2749" style="border-image: initial; border-width: 4px; border-color: white; border-style: solid;" title="Peringatan HIPENCA 2011" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2012/01/IMG_6738-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Tanggal 03 Desember merupakan hari yang sangat spesial untuk para penyandang cacat, hal ini dikarenakan pada tanggal tersebut diperingati Hari Internasional Penyandang Cacat, untuk memberikan apresiasi kepada para penyandang cacat dan sebagai agenda rutin tahunan BKKKS Provinsi Jawa Timur bekerjasama <span id="more-2748"></span>dengan Yayasan BK3S Jawa Timur dan masyarakat peduli penyandang cacat menyelenggarakan kegiatan peringatan Hari Internasional Penyandang Cacat tahun 2011 di Halaman dan Gedung Yayasan BK3S Jawa Timur Jl. Raya Tenggilis Blok GG  No. 10 Surabaya selama 2 hari tanggal 03 dan 04 Desember 2011.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk tahun 2011 ini ada beberapa kegiatan yang cukup menarik dan juga ide serta gagasan kegiatan-kegiatan dalam peringatan tersebut murni dari para penyandang cacat. Kegiatan diawali dengan kegiatan renungan suci para penyandang cacat pada tanggal 03 Desember 2011 pukul 19.00 sampai dengan pukul 23.00 bertempat di Gedung Yayasan BK3S Jawa Timur.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbagai kelompok penyandang cacat seperti cacat netra, cacat rungu wicara, maupun cacat tubuh dengan jumlah 400 orang berkumpul melakukan renungan suci, sebagai bentuk refleksi akan keberadaan Disable yang memiliki kemampuan serta hak yang sama dengan orang yang tidak cacat. Suasana renungan suci berlangsung sangat syahdu, dengan menyalakan lilin para peserta menyaksikan berbagai kegiatan. Masih dalam kegiatan renungan suci tersebut, Ketua Umum BKKKS Provinsi Jawa Timur Bapak DR. H. Tjuk Kasturi Sukiadi, SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa <em>“Gedung BKKKS Provinsi Jawa Timur jadikanlah rumah kalian, tempat berkumpul untuk menyuarakan aspirasi, saya dukung sepenuhnya yang kalian kerjakan demi menyamakan hak di tengah masyarakat”.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Pada keesokan harinya tanggal 04 Desember 2011 masih bertempat di Gedung dan Halaman Yayasan BK3S Jawa Timur berlangsung beberapa kegiatan yang sangat menarik. Kegiatan pada hari tersebut yaitu Jalan Sehat start dan finish di halaman Gedung Yayasan  BK3S Jawa Timur dengan peserta penyandang cacat dan undangan lebih kurang 2.000 orang, Pentas seni penyandang cacat, Pameran hasil karya penyandang cacat dan Pasar murah, Pemeriksaan kesehatan gratis bagi penyandang cacat serta Bantuan prothese dan orthese.</p>
<p style="text-align: justify;">Masih pada tanggal tersebut, terdapat kegiatan lainnya yang merupakan bentuk aspirasi atau tuntunan penyandang cacat kepada Pemerintah dan Kepolisian yaitu agar disediakan akses khusus ditempat umum dan dapat mengeluarkan SIM D untuk para penyandang cacat. Bentuk aspirasi tersebut adalah dengan dilaksanakannya touring motor penyandang cacat dengan peserta 100 motor dari DMI (Disability Motor Indonesia) dengan rute keliling Surabaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ditemui dalam kegiatan tersebut Abdul Sakur Ketua DMI Jawa Timur menyampaikan bahwa “<em>Kami yang tergabung dalam Disabel Motor Indonesia (DMI) bisa menjadi pengendara motor yang baik, motor kami juga layak di jalan, tapi SIM D bagi Disable belum terealisasi. Maka kalau tidak punya SIM D, maka hak-hak kami akan hilang, kalau terjadi kecelakaan kita yang dirugikan”</em>. Touring tersebut berhenti di depan Gedung Grahadi untuk membacakan tuntutan yang intinya meminta kepada Pemerintah agar disediakan akses khusus di tempat umum, sekaligus meminta kepolisian agar mengeluarkan SIM D.</p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata keinginan dan harapan para penyandang cacat tidak betepuk sebelah tangan, setelah dilaksanakan mediasi di beberapa media akhirnya tepat beberapa minggu setelah kegiatan tersebut salah satu anggota DMI Surabaya telah mendapatkan  SIM D dari Kepolisian.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan mengangkat tema <strong><em>“Peningkatan Mobilitas Penyandang Cacat Indonesia Mewujudkan Dunia Yang Lebih Baik Bagi Semua”. </em></strong>Diharapkan<strong><em> </em></strong>peringatan Hari Internasional Penyandang Cacat tahun ini mampu memberikan hak yang sama serta perlakuan yang sama antar orang pada umumnya dengan penyandang cacat. <strong><em>(redaksi)</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="ngg-galleryoverview" id="ngg-gallery-6-2748">

	<!-- Slideshow link -->
	<div class="slideshowlink">
		<a class="slideshowlink" href="http://www.bk3sjatim.org/peringatan-hari-internasional-penyandang-cacat-hipenca-tahun-2011/?show=slide">
			[Show as slideshow]		</a>
	</div>

	
	<!-- Thumbnails -->
		
	<div id="ngg-image-32" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0202.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0202" alt="img_0202" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0202.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-33" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0204.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0204" alt="img_0204" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0204.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-34" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0217.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0217" alt="img_0217" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0217.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-35" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0229.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0229" alt="img_0229" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0229.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-36" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0224.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0224" alt="img_0224" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0224.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-37" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0214.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0214" alt="img_0214" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0214.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-38" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0212.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0212" alt="img_0212" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0212.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-39" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0207.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0207" alt="img_0207" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0207.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-40" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0206.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0206" alt="img_0206" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0206.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-41" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0196.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0196" alt="img_0196" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0196.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-42" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0192.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0192" alt="img_0192" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0192.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-43" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0183.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0183" alt="img_0183" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0183.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-44" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0165.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0165" alt="img_0165" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0165.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-45" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0162.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0162" alt="img_0162" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0162.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 		
	<div id="ngg-image-46" class="ngg-gallery-thumbnail-box"  >
		<div class="ngg-gallery-thumbnail" >
			<a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/img_0156.jpg" title="Peringatan HIPENCA Tahun 2007 (Widya Wisata)" class="shutterset_set_6" >
								<img title="img_0156" alt="img_0156" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/gallery/peringatan-hipenca-tahun-2007-widya-wisata/thumbs/thumbs_img_0156.jpg" width="100" height="75" />
							</a>
		</div>
	</div>
	
		
 	 	
	<!-- Pagination -->
 	<div class='ngg-clear'></div>
 	
</div>

</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bk3sjatim.org/peringatan-hari-internasional-penyandang-cacat-hipenca-tahun-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IBU GRIETJE SOETOPO &#8211; MATA HATI BAGI ANAK-ANAK TUNANETRA</title>
		<link>http://www.bk3sjatim.org/ibu-grietje-soetopo-mata-hati-bagi-anak-anak-tunanetra/</link>
		<comments>http://www.bk3sjatim.org/ibu-grietje-soetopo-mata-hati-bagi-anak-anak-tunanetra/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 12:08:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bk3s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<category><![CDATA[ibu soetopo]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/bk3s/?p=949</guid>
		<description><![CDATA[Di Surabaya ada sekolah khusus bagi anak-anak tuna netra yang bernaung dalam Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB). YPAB menaungi sekolah dari tingkat Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama, serta berencana membuka Sekolah Menengah Atas atau Sekolah Menengah Kejuruan. Barangkali tidak banyak yang tahu siapa tokoh yang berperan sehingga sekolah bagi anak-anak tuna netra [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2009/06/DSCN1779.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2716" style="border-image: initial; border-width: 5px; border-color: white; border-style: solid; margin: 0px;" title="DSCN1779" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2009/06/DSCN1779-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Di Surabaya ada sekolah khusus bagi anak-anak tuna netra yang bernaung dalam Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB). YPAB menaungi sekolah dari tingkat Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama, serta berencana membuka Sekolah Menengah Atas atau Sekolah Menengah Kejuruan.<span id="more-949"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Barangkali tidak banyak yang tahu siapa tokoh yang berperan sehingga sekolah bagi anak-anak tuna netra tersebut dapat terwujud? Sekolah tersebut didirikan pada tanggal 9 Maret 1959 di Surabaya oleh almarhum Profesor Dr. M. Soetopo beserta isteri yakni Nyonya Grietje Soetopo van Eybergen. Mantan Menteri Kesehatan pada tahun 1950 an ini memulai kegiatan sekolah bagi anak-anak tunanetra dari sebuah garasi di rumah kediaman mereka. Dengan moto &#8220;yakin pasti akan berhasil&#8221;, YPAB akhirnya berkembang menjadi suatu lembaga pendidikan bagi anak-anak tuna netra yang berhasil meluluskan siswa-siswa berprestasi dalam bidang pendidikan, olahraga, seni, dan lain-lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Keberhasilan YPAB dapat tetap eksis hingga berusia 50 tahun tidak terlepas dari dedikasi para pengurus dan para guru dibawah bimbingan Profesor Dr. M. Soetopo dan Ibu Grietje Soetopo. Sepeninggal Profesor Soetopo, kegiatan YPAB dibawah pimpinan Ibu Grietje Soetopo hingga akhirnya beliau mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Saat ini YPAB dipimpin oleh Prof. Dr. Soedarso, mantan Rektor Universitas Airlangga.</p>
<p style="text-align: justify;">Ibu Grietje Soetopo sudah tidak aktif secara langsung mengurusi yayasan dan sekolah. Namun, sebagai penasehat yayasan bimbingan dan keteladanan beliau masih terus dijadikan pedoman bagi pengurus yayasan, para guru dan siswa. Walaupun banyak kendala serta berbagai tantangan, kiprah beliau dalam mewujudkan pemenuhan kebutuhan hak pendidikan bagi anak-anak tunanetra telah menunjukkan keberhasilan. Ibu Grietje Soetopo adalah ibu bagi anak-anak tuna netra yang berhasil menempuh pendidikan di sekolah YPAB. Beliau ibarat mata hati bagi anak-anak tuna netra, karena telah membuka kesempatan masa depan yang lebih baik bagi mereka dengan berkesempatan bersekolah di sekolah YPAB yang tidak memungut biaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentu banyak yang ingin tahu siapakah ibu Grietje Soetopo yang biasa dipanggil bu Topo? Bagaimana kiprah selama ini dalam mengelola sekolah bagi anak-anak tuna netra maupun setumpuk aktvitas sosial lainnya. Ibu Grietje Soetopo lahir di Rotterdam pada tanggal 18 Oktober tahun 1912. Merupakan sedikit dari warga kota yang sejak dari usia muda hingga sepuh mendedikasikan seluruh pikiran dan tenaganya untuk aktivitas sosial dan kemanusiaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Perempuan Belanda yang sudah menjadi warga negara Indonesia ini sering membuat orang salah menduga, baik tentang umur maupun kemampuannya. Walaupun sudah berusia 97 tahun kondisi fisik masih sehat dan bugar, masih kuat ingatannya terutama tentang masalah sosial yang menjadi fokus kepeduliannya. Selain jasmani dan rohani yang hebat dan kuat, beliau juga sangat berpengalaman dalam mengelola kegiatan yang bersifat sosial sebagaimana ditekuni selama ini melalui sekolah YPAB, juga aktivitasnya di Women International Club (WIC). Tidak hanya aktif di organisasi sosial, beliau juga aktif di komunitas tempat tinggalnya, antara lain pernah menjabat sebagai ketua RT selama 10 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">Ibu Grietje Soetopo sangat fasih berbahasa Jawa, bahkan sering menggunakan bahasa Jawa yang halus. Beliau juga pandai memainkan gamelan Jawa atau alat musik Jawa, dan sangat menyukai budaya Jawa. Bagi bu Topo, kegiatan sosial merupakan kegiatan sehari-hari yang ditekuni dengan senang, semangat dan ikhlas. Boleh dikatakan tidak ada hari tanpa aktivitas sosial. Aktivitas sosial yang paling disenangi adalah mengunjungi kawan atau saudara yang sedang sakit dengan membawakan buah tangan kecil entah buah ataupun buku-buku tentang kesehatan. Merupakan sosok seorang ibu yang tidak bisa diam bila menjumpai permasalahan sosial yang ada disekitarnya. Selalu ada saja yang dikerjakan untuk membantu penyelesaian permasalahan sosial. Minimal ikut urun rembug dalam mengatasi permasalahan sosial, khususnya yang berhubungan dengan pendidikan dan kesehatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak heran bila kemudian Ibu Grietje Soetopo mendapat penghargaan dari lembaga pemerintah dan non-pemerintah atas jasanya dalam bidang sosial, terutama dalam memperjuangkan pemenuhan kebutuhan anak-anak marginal, dalam hal ini adalah anak-anak tuna netra. Sederetan penghargaan diterima, antara lain dari Radio Suara Surabaya dan juga penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Kerajaan Belanda.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada satu lagi kegiatan yang dijalankan ibu Topo yang mungkin tidak terbayangkan oleh kita semua. Di tengah-tengah kesibukan beraktivitas sosial dan menjalankan tali silahturahmi dengan keluarga dan sahabat, beliau masih meluangkan waktu menjadi pengurus makam keluarga ?Kuncen? yang berada di kota Mojokerto. Kuncen adalah sebuah makam keluarga milik keluarga besar dari pihak suami, yakni almarhum Profesor Dr. M. Soetopo. Pemakaman keluarga tersebut dikelola dengan baik. Hebatnya, pembukuan keuangan makam keluarga tersebut dibuat sangat rapi dan profesional, dengan mengirimkan laporan keuangan setiap tahun kepada seluruh keluarga yang memberi donasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau ditanya apa resep yang membuat beliau pada usia 97 tahun masih sehat dan bugar? Beliau menjawab dengan senyum, bahwa tahu dan tempe goreng sebagai menu utama sehari-hari merupakan resep kesehatan dan kebugarannya. Tidak ada pantangan makanan, hampir semua lauk disukai, namun dengan porsi yang sangat sedikit. Nasi dan lauk pauk yang dimakan adalah porsi yang sangat sedikit, namun teratur sesuai jam makan. Berikut ini adalah urutan pola makan sehari-hari ibu Grietje Soetopo. Menu sarapan pagi adalah selembar roti tawar dengan taburan coklat. Sekitar pukul 13 makan siang dengan porsi kecil, yang ditutup dengan makan buah pepaya atau pisang. Setelah istirahat tidur siang, sore sekitar pukul 16 minum segelas jus jeruk dan secangkir Capucino. Makan malam sekitar pukul 19 dengan menu dan porsi yang kurang lebih sama dengan makan siang. Itulah pola makan dan pola hidup sehat ?ala bu Topo?, yang mungkin bisa dijadikan contoh bagi yang ingin berumur panjang tapi tetap sehat dan bugar.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain faktor makanan, faktor kepribadian juga mendukung kebugarannya. Ketika orang pertamakali bertemu dan berkenalan pasti akan terkesan dengan kepribadian beliau yang sangat ramah, penuh kasih sayang dan perhatian, namun tegas dan disiplin. Faktor kepribadian ini juga merupakan kunci kesehatan jasmani dan rohani Ibu Grietje Soetopo. Beliau sering tidak tega bila ada orang yang mengalami kesulitan. Selalu ingin berbuat sesuatu untuk membantu yang lemah. Bahkan tidak segan merogoh uang pensiun yang diterimanya untuk membantu pengobatan atau pendidikan bagi mereka yang tidak mampu dan sangat membutuhkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi jangan salah! Dibalik kelembutannya, beliau juga bisa tegas dan terkesan galak bila melihat orang yang malas atau bila melihat orang yang melakukan kesalahan secara sengaja. Untuk kesalahan semacam itu, tidak segan untuk menegur, menasehati, bahkan memarahi bila dianggap perlu.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika ditanya hobi dan acara televisi yang disukai? Ibu Topo menjawab bahwa hobinya adalah bermain kartu bridge bersama-sama kawan-kawannya yang dilakukan secara rutin setiap minggu sekali. Sayang sekali sejak kepindahan ke kota Jakarta mengikuti satu-satunya putra yang tinggal di sana, hobi bermain kartu bridge secara rutin bersama-sama teman-teman tidak dapat lagi dijalankan. Menurut bu Topo permainan kartu tersebut untuk tujuan mengasah otak supaya tidak pikun. Acara televisi yang paling disukai adalah warta berita dan olahraga. Olahraga yang paling sering ditonton adalah sepak bola, tenis dan bilyard.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada pengalaman lucu yang beliau ceritakan tentang sepak bola. Suatu ketika di rumah beliau ada tamu yang menginap, dan pada saat itu sama-sama menonton pertandingan sepakbola Piala Eropa. Sang tamu yang berumur sekitar 60 tahun, mau membaca jadwal kompetisi sepak bola yang dimuat di sebuah koran, tetapi kacamata baca tertinggal di kamar. Ketika sang tamu mau beranjak untuk mengambil kacamata di kamar, dengan sigap dan cepat ibu Topo mengambil koran dari tangan tamu tersebut serta membacakan jadwal kompetisi sepakbola tersebut tanpa menggunakan kacamata. Sang tamu pun tertawa terbahak-bahak, karena yang muda kalah dengan tua.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepedulian terhadap permasalahan sosial, ekonomi dan politik juga cukup tinggi. Ketika ada berita di televisi, beliau menyimak bahkan ikut membahas dan menganalisis atas permasalahan yang diangkat dalam berita televisi tersebut. Misalnya, tentang krisis ekonomi global yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia juga menjadi keprihatinan bu Topo. Beliau juga sering mempertanyakan tentang kualitas kepemimpinan masa kini yang dinilainya sangat berbeda dengan kualitas pemimpin masa lalu. Salah satu keprihatinan yang sering diucapkan adalah masalah korupsi di mana rakyat masih miskin, kok bisa-bisanya para pejabat seenaknya menggunakan uang negara untuk kepentingan pribadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kesempatan peringatan Hari Kartini tahun 2009 &#8211; di tengah-tengah situasi Indonesia mengalami kemiskinan keteladanan kepemimpinan sosial &#8211; rasanya pantas apabila penghargaan Kartini Sosial dan Kartini Pendidikan diberikan kepada Ibu Grietje Soetopo. Beliau memberikan suatu keteladanan tentang kepemimpinan sosial yang sarat dengan dedikasi, disiplin, ketegasan, kejujuran, daya juang yang tinggi, keikhlasan, kelembutan dan kasih sayang. Pengalaman dan kiprahnya selama ini dalam kegiatan sosial, terutama dalam mengurus pendidikan bagi anak-anak tuna netra melalui yayasan YPAB, mengajarkan kepada kita bahwa niat mulia dan budi luhur merupakan kunci keberhasilan dalam memberdayakan dan melindungi anak-anak, khususnya anak-anak tuna netra. Semoga tulisan tentang ibu Grietje Soetopo dapat mengilhami munculnya pejuang kemanusiaan lainnya yang mampu melanjutkan perjuangan dan dedikasi beliau di ranah pendidikan dan aktivitas sosial.<br />
<span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #0000ff;"><br />
disusun oleh Pinky Saptandari untuk Profil Tokoh Majalah Warta Sosial.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bk3sjatim.org/ibu-grietje-soetopo-mata-hati-bagi-anak-anak-tunanetra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ibu Oetami Soeroso &#8211; (Pejuang Kemerdekaan)</title>
		<link>http://www.bk3sjatim.org/ibu-oetami-soeroso-pejuang-kemerdekaan/</link>
		<comments>http://www.bk3sjatim.org/ibu-oetami-soeroso-pejuang-kemerdekaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 10:21:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bk3s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/bk3s/?p=1988</guid>
		<description><![CDATA[Pada saat pecah perang kemerdekaan, ia bergabung menjadi Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP), ia menjadi Palang Merah pada kesatuan itu. Dalam masa peperangan itu ia bertemu Kapten Sarbini Muchtar dan Letnan Wahono, pimpinan Batalyon Sikatan, kemudian ia bergabung pada kesatuan itu. BU OETAMI SOEROSO PEJUANG KEMERDEKAAN Sewaktu dikunjungi dirumahnya di kawasan Nginden Intan Timur Surabaya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><a href="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2012/01/warta_sosial-20.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2712" title="warta_sosial-20" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2012/01/warta_sosial-20-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Pada saat pecah perang kemerdekaan, ia bergabung menjadi Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP), ia menjadi Palang Merah pada kesatuan itu. Dalam masa peperangan itu ia bertemu Kapten Sarbini Muchtar dan Letnan Wahono, pimpinan Batalyon Sikatan, kemudian ia bergabung pada kesatuan itu. <span id="more-1988"></span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><span>BU OETAMI SOEROSO<br />
</span></span><span>PEJUANG KEMERDEKAAN</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Sewaktu dikunjungi dirumahnya di kawasan Nginden Intan Timur Surabaya, Bu Oetami membuka pintu pagar dan mempersilahkan masuk sambil menawarkan duduk diserambi atau didalam, pilihan duduk di dalam. Begitu duduk, wanita yang sudah berusia 86 tahun ini langsung akrab dan mulai ngobrol. <em>Hobby saya jalan-jalan dan kerja kebun</em>. Jalan-jalan kemana Bu? <em>Ke mal, ke pasar, ya?kemana saja</em>. Ke luar negeri ? <em>Ya, jawabnya</em>. Rupanya taman dihalaman rumahnya dikerjakan sendiri. Pantas sehat, lansia ini. Wajahnya yang masih tampak cantik, tubuhnya tegak tinggi semampai, pantas pada masa gadisnya disebut Putri Kediri. Bicaranya jelas, sikapnya tegas.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Bu Oetami dilahirkan di Pulungan Sidoarjo tanggal 08 Juni 1924. Ia anak ketiga dari 10 orang bersaudara, semasa kecilnya di bawa pindah-pindah kota oleh orang tuanya yang bekerja sebagai guru. Rumah tinggal di Mojokerto waktu orang tuanya sebagai guru HIS Mojokerto besama Sukarni ayahnya Bung Karno. Kemudian ke Jombang sewaktu ayahnya menjadi guru Normal School (NS) di Jombang, kemudian ke Kediri karena ayahnya menjabat School Inspectur di Kabupaten Kediri, sebuah jabatan tinggi bagi kaum bumiputera pada masa penjajahan Belanda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Sebagai anak priyayi ia memasuki Sekolah MULO setelah menuntaskan pendidikan dasarnya di HIS. Setelah 1 tahun di MULO ia keluar kemudian masuk ke Sekolah Van Deventer, sekolah menengah bagi para gadis yang diharapkan jadi istri para pegawai menengah Pemerintah pada masa itu. Selesai dari sekolah itu ia sempat jadi guru Sekolah Keputrian di Kediri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Sebagai seorang yang hidup dalam keluarga terpelajar, keluarga Mener Mukmin School Inspecture Kediri, ia suka sekali belajar, mengikuti berbagai kursus seperti kursus masak, kursus kecantikan, kursus menjahit dan lain-lain. Pada tahun 1942 ia mengikuti kursus Bahasa Jepang, <em>?Kalau kursus harus sampai dapat diploma (ijasah)?</em>, tambahnya menegaskan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Pada saat pecah perang kemerdekaan, ia bergabung menjadi Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP), ia menjadi Palang Merah pada kesatuan itu. Dalam masa peperangan itu ia bertemu Kapten Sabirin Muchtar dan Letnan Wahono, pimpinan Batalyon Sikatan, kemudian ia bergabung pada kesatuan itu. Pada masa peperangan itu ia sempat pacaran dengan laki-laki idamanya yang juga anggota TRIP. Malang tiada disangka, kekasihnya gugur dalam pertempuran tahun 1945 melawan pasukan Belanda di Mojokerto. Sepeninggal kekasihnya, Subagio, bangkit tekad Oetami ingin meneruskan jejak almarhum berjuang membela tanah air di dalam kesatuannya Jon Sikatan, naik gunung turun gunung melakukan perang gerilya, pernah dua hari masuk hutan belantara, tanpa makan, karena tiada bahan apapun yang bisa dimakan. Baru beberapa hari kemudian menemukan kebun jagung milik rakyat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Dari daerah gunung Kelud Jon Sikatan pindah di Kecamatan Besuki Kabupaten Blitar, di jalan ketemu kesatuan <em>?Bumi Hangus?</em> pabrik gula jengkol pimpinan Pak Soeroso. Lama tidak jumpa dengan orang tuanya, Bu Oetami meminta ijin untuk menengok orang tuanya di Kediri. Karena Bu Oetami mendesak terus, akhirnya Pak Sarbini mengizinkan Bu Oetami menengok orang tuanya di dampingi Pak Soeroso. Pak Soeroso pun dengan senang hati mengantarkan Bu Oetami kepada orang tuanya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-align: justify;">Dalam perjalanan itu bertemu dengan 5 orang Tentara Pejuang lainnya meneruskan perjalanan ke Blitar. Diperjalanan dikejar dan ditembaki Tentara Belanda, hingga tertangkap dan ditawan di markas Belanda Perkebunan Jengkol. Waktu diperiksa Tentara Belanda Bu Oetami dapat membuktikan bahwa ia istri Pak Soeroso, oppzinder perkebunan gula di Kediri. Bu Oetami dan Pak Soeroso dibebaskan dari tahanan dan meneruskan perjuangan, hingga mengajukan permohonan mengundurkan diri dari TNI AD tahun 1950 karena alasan kehamilan putrinya yang pertama dengan pensiunan sebagai Sersan Mayor, sedang Pak Soeroso menjalani pensiun sejak tahun 1968, dan dianugerahi putra dan putri 9 orang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Setelah Pak Soeroso berpulang Bu Oetami hidup bersama putra-putri dan cucu-cucunya menikmati hari tuanya. Sebagai orang yang terpelajar ia menyampaikan pesan untuk pergaulan hidup diantaranya <em>?Jika Bicara Jangan Melingkar-Lingkar, to the point saja!?, ?Jangan Terlalui Hirau Orang Kiri Kanan, ndablek saja?</em> katanya. Dua hal ini rupanya kritik Bu Oetami terhadap kebiasaan pergaulan komunitas kita. Dua pesan lainnya adalah <em>?jangan dendam dan harus saling memaafkan?</em>, nampaknya keempat pesan inilah yang menyehatkan jiwa dan badannya sehat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Ada pesan lainnya yang bersumber pada kebudayaan jawa dikala memilih jodoh, yang harus memperhatikan pertama bibit atau keturunan. Dalam masyarakat manapun dapat diartikan biologis-psikologis, sehat jasmani dan rohani, kedua bebet atau perilaku yang dapat diartikan berkelakuan baik, berakhlak mulia dan seterusnya dan ketiga bobot atau kondisi ekonomi yang dapat diartikan punya kemampuan untuk mencari nafkah. Pesan memilih jodoh ini masih dapat dipergunakan oleh generasi penerus dengan tafsir sesuai dengan zamannya. <strong><em>(MS, AS)</em></strong> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bk3sjatim.org/ibu-oetami-soeroso-pejuang-kemerdekaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>12 CARA MEMBANGUN SIKAP &#8220;BERPIKIR POSITIF&#8221;</title>
		<link>http://www.bk3sjatim.org/12-cara-membangun-sikap-berpikir-positif/</link>
		<comments>http://www.bk3sjatim.org/12-cara-membangun-sikap-berpikir-positif/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 05:13:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bk3s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir positif]]></category>
		<category><![CDATA[bk3s]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/bk3s/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah kamu menghadapi situasi dimana harus memutuskan atau menentukan pilihan, tapi diri kamu dipenuhi keragu &#8211; raguan karena berbagai pertimbangan tentang &#8220;bisakah aku?? &#8220;jangan-jangan?????.?, ?Kalau??lalu bagaimana ?? Sementara sahabatmu dengan penuh percaya diri memberimu semangat dengan jawaban &#8220;ah&#8230;.itu sih gampang,Siapa takut?? Kamu dan sahabatmu punya perbedaan yang sangat berpengaruh dalam menentukan keberhasilan, yaitu cara melihat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img class="alignleft size-medium wp-image-2364" title="positive-think" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2011/06/positive-think-300x216.jpg" alt="" width="300" height="216" />Pernahkah kamu menghadapi situasi dimana harus memutuskan atau menentukan pilihan, tapi diri kamu dipenuhi keragu &#8211; raguan karena berbagai pertimbangan tentang &#8220;bisakah aku?? &#8220;jangan-jangan?????.?, ?Kalau??lalu bagaimana ?? Sementara sahabatmu dengan penuh percaya diri memberimu semangat dengan jawaban &#8220;ah&#8230;.itu sih gampang,Siapa takut??<span id="more-149"></span></p>
<p align="justify">Kamu dan sahabatmu punya perbedaan yang sangat berpengaruh dalam menentukan keberhasilan, yaitu cara melihat sesuatu bisa dari sisi positif, bisa juga dari sisi negative, atau yang kita kenal ?Negative and Positive Thinking?.</p>
<p align="justify">Berpikir Positip ternyata memberikan peluang seseorang untuk menjadi seorang pemimpin. Oleh karenanya ?berpikir Positip? merupakan materi penting yang diberikan dalam training CEO (Chief Executive Officer) di dunia manager. Bahkan keberhasilan Miss Universe Th. 2005 ternyata sangat ditentukan oleh prinsip hidupnya yang selalu berpikir positip. Ini terbukti dari pengakuannya pada saat juri bertanya : ?Apa yang anda anggap paling penting dalam hidup kamu ? dengan penuh keyakinan dia menjawab : Saya selalu belajar dan mencoba untuk berpikir positif. Dengan berpikir positif akan memberikan dampak cukup kuat pada Kedamaian Dunia. Dan ternyata jawaban itulah yang membuatnya terpilih menjadi Miss Universe Th. 2005.</p>
<p align="justify">Sangat berarti untuk membangun sikap dan perilaku positif. Ada 12 Tips cara untuk membangun sikap menjadi lebih Positif, antara lain :</p>
<p align="justify">1. kamu bisa memilih bersikap Optimis.</p>
<p align="justify">Orang yang pesimis itu focus kepada yang negative (seperti memandang segelas air sebagai setengah kosong/air yang sudah tak ada). Sedangkan yang optimis focus memandang yang positif (seperti memandang segelas air sebagai setengah penuh) Siapakan yang lebih baik cara pandangnya? Siapakah yang lebih mungkin bahagia, lebih yakin dan lebih pasti?</p>
<p align="justify">2. Kamu bisa memilih menerima segalanya apa adanya</p>
<p align="justify">Ini tidaklah berarti bahwa kamu menjadi tak semangat dan menyerah. Artinya kamu tidak bergumul, merengek, dan memebenturkan kepalamu ke tembok ketika segalanya tidak beres. Sebenarnya perilaku yang menjadikan kamu korban yang tiada berdaya (yang memakanmu itulah yang menambah beban atas semangatmu). ?Terimalah segalanya apa adanya, bukan seperti yang kamu angankan saat ini. Masa lalu sudah lewat, masa depan masih misteri dan saat inilah karunia, itulah sebabnya saat ini disebut ?present = hadiah?. Oleh karenanya saat ini pergunakanlah sebaik ? sebaiknya.</p>
<p align="justify">3. Kamu bisa memilih cepat pulih</p>
<p align="justify">Mengembangkan sikap ? sikap positif tidaklah berarti bahwa kamu tidak akan pernah mengalami kepedihan, penderitaan, atau kekecewaan. Selain itu, mengembangkan sikap ? sikap positip tidaklah berarti kamu seharusnya mengabaikan masalah. Masalahpun selalu mempunyai sisi sebaliknya. Kalau kamu gagal dalam ujian, belajarlah lebih giat lagi atau cari pembimbing. Kalau kamu kehilangan teman, perbaikilah persahabatan tersebut, atau mencari teman baru. Kalau kamu tidak suka penampilanmu, kembangkanlah kepribadian kamu yang fantastis.</p>
<p align="justify">4. Kamu bisa memilih cerita</p>
<p align="justify">Mulailah dengan menolak hal ? hal yang suram, sungginglah senyum. Kalau kamu melontarkan kata ? kata yang positif, prmikiran ? pemikiran yang positif, dan perasaan ? perasaan yang positif, maka orang ? orang (serta hal ? hal) yang positif akan tertarik kepadamu.</p>
<p align="justify">5. Kamu bisa memilih bersikap antusias.</p>
<p align="justify">Sambutlah setiap harinya dengan semangat. Laksanakanlah tugas ? tugasmu dengan penuh semangat. Semakin kamu bersemangat, maka semakin orang ? orang disekelilingmu punmerasa dan bersikap demikian, ?Semangatlah?..!?</p>
<p align="justify">6. Kamu bisa memilih lebih peka.</p>
<p align="justify">Kalau kamu lebih peka terhadap masalah ? masalah potensial, maka kamu bisa lebih siap menghadapinya dan bahkan mengelak. Kamu juga bisa peka terhadap pengalaman ? pengalaman positif. Misal, bila kamu dengar pengumuman tentang uji coba tim atau klub baru, maka catatlah waktu dan tempatnya dan berencanalah mengikutinya, kamu akan memperoleh sesuatu hal yang baru.</p>
<p align="justify">7. kamu bisa memilih humor.</p>
<p align="justify">Kalau kamu melakukan sesuatu yang konyol (semua orangpun pernah) jangan melewatkan peluang untuk menertawakan diri sendiri. Itulah salah Satu sukacita besar kehidupan. Kalau kamu banyak tertawa, kamu akan sehat. Tawa itu mengeluarkan kimiawi tertentu dalam tubuhmu yang merangsangmu dan dapat memebantumu bertumbuh dengan sehat. Humor dan tertawa itu sehat.</p>
<p align="justify">8. Kamu bisa memilih sportif</p>
<p align="justify">Sportif artinya menerima kekalahan dengan positif sambil tersenyum, menjabat tangan sang pemenang, tidak menyalajkan orang lain taua keadaan atas kekalahan itu. Sikap ini bisa memenangkan teman seandainyapun kamu tidak memenangkan pertandingan atau kompetisinya. ?Sportif? berarti pula tidak perlu mengejek yang kalah ketika kamu menang.</p>
<p align="justify">9. Kamu bisa memilih rendah hati</p>
<p align="justify">Kalau kamu benar benar berkepentingan terhadap sesame, mereka akan melihat kualitas baikmu seandainyapun kamu tidak mengiklankannya. Mereka tidak akan merasa bahwa kamu berusaha memanipulasi mereka, berbuatlah untuk sesama karena Tuhanmu</p>
<p align="justify">10. Kamu bisa memilih bersyukur</p>
<p align="justify">Renungkanlah : Mungkin banyak sekali yang bisa kamu syukuri. Rasa syukur membuatmu tersenyum. Itu membuatmu senang dengan kehidupanmu. Dan orang lain pun senang di dekatmu. Bersyukur bisa memberikan ketenangan bagi dirimu.</p>
<p align="justify">11. kamu bisa memilih beriman</p>
<p align="justify">Bagi sementara orang, ini berarti percaya kepada Allah Yang Maha Kuasa atau kuas yang lebih tinggi lainnya. Beriman artinya percaya bahwa segalanya akan beres bagimu dan bahwa kamu bisa membereskan segalanya sendiri. Kalau kamu perkirakan akan gagal, mungkin mencapai sasaranmu.</p>
<p align="justify">12. Kamu bisa memilih berpengharapan</p>
<p align="justify">Pengharapan mungkin merupakan sikap positifmu yang terpenting dasar bagi segala sikap poritif lainnya. Apakah yang kamu harapkan? Apa sajakah impianmu?Apa sajakah ambisimu? Maksudmu dalam kehidupan ini? Kalau kamu mau mempertimbangkan pertanyaan ? pertanyaan tersebut kamu sudah menjadi individu yang berpengharapan. ?Pengharapan adalah sesuatu yang bersayap ? Yang hingga pada Jiwa ? Dan bersenandung tanpa kata ? Dan tidak pernah berhenti ? sama sekali.</p>
<p>?Semoga harapanmu tercapai dan mulialah dari hari ini?</p>
<p><span style="color: #0000ff;">Tulisan ini di sunting dan diedit oleh Moh. Ghozy, Konselor Lembaga Konsultasi Mitra Remaja dari Buku  What Do You Stand For, diterjemahkan dengan judul Character Building Untuk Remaja, Barbara A. Lewis, 2004</span></p>
<p><span style="color: #999999;"><br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bk3sjatim.org/12-cara-membangun-sikap-berpikir-positif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>103</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>STUDI BANDING BK3S DKI JAKARTA KE BK3S JAWA TIMUR</title>
		<link>http://www.bk3sjatim.org/studi-banding-bk3s-dki-jakrta-ke-bk3s-jawa-timur-2/</link>
		<comments>http://www.bk3sjatim.org/studi-banding-bk3s-dki-jakrta-ke-bk3s-jawa-timur-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 08:24:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bk3s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kronik]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[bk3s]]></category>
		<category><![CDATA[studi banding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/bk3s/?p=2201</guid>
		<description><![CDATA[Pada penghujung tahun 2010 BK3S Jawa Timur kembali kedatangan tamu spesial, setelah beberapa tahun yang lalu kedatangan tamu dari K3S Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau, BK3S Propinsi Riau dan beberapa tamu yang lain, kini giliran BK3S DKI Jakarta berkesempatan untuk studi banding ke BK3S Jawa Timur. Studi banding tersebut berlangsung selama 3 hari di Surabaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span lang="SV"><img class="alignleft size-full wp-image-2351" title="img_6636" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2011/12/img_6636.jpg" alt="" width="500" height="333" />Pada penghujung tahun 2010 BK3S Jawa Timur kembali kedatangan tamu spesial, setelah beberapa tahun yang lalu kedatangan tamu dari K3S Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau, BK3S Propinsi Riau dan beberapa tamu yang lain, kini giliran BK3S DKI Jakarta berkesempatan untuk studi banding ke BK3S Jawa Timur.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-2201"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Studi banding tersebut berlangsung selama 3 hari di Surabaya yaitu Pada tanggal 02 s/d04 Desember 2010 dengan rombongan yang berjumlah lebih kurang 30 orang yang dipimpin oleh Drs. H. Waluyo AS. Studi banding BK3S DKI Jakarta ke BK3S Jawa Timur berlangsung cukup padat, rombongan tiba di Surabaya tanggal 02 Desember 2010 dari Stasiun Pasar Turi menuju kantor BK3S Jawa Timur </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Setiba di kantor BK3S Jawa Timur setelah makan pagi dan berisitirahat sebentar dilanjutkan dengan pertemuan Pengurus dan Bidang-Bidang BK3S DKI Jakarta dan BK3S Jawa Timur dengan Pengurus dan Bidang-Bidang BK3S Jawa Timur yang dilanjutkan dengan kunjungan ke Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Bhakti Makmur Indah di Krian.Peninjauan ke kantor pusat BPRSinidimaksudkan untuk melihat dari dekat bagaimana mitra usaha utama dibidang pengelolaan dana organisasi Yayasan BKKKS Jawa Timur melakukan kegiatan.Tidak kurang dariDirut H. Tri Hari Wijayanto dan jajarannya telah menyambut dan memberikan penjelasan tentang kiprah usaha bank yang dipimpinnya. Peninjauaansore hari diolanjutkanke Sanggar Alang-Alangyang disambutsendiri olehH Didiet Hape Sang Pendiridan Ketua beserta puluhan anak asuh beliauyang mendemonstrasikan berbagai kepiawaian mereka. Pada kesempatan tersebut rombongan BKKKS DKI Jaya telah menyerahkan bantuan sebagai tanda simopati dan empati.Kegiatan pada hari pertama kemudian diteruskan dengan kunjungan ke Musium Sampoerna danSurabaya City tour di malam hari.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Pada hari kedua tanggal 03 Desember 2010 studi banding dilanjutkan dengan mengunjungi ke beberapa binaan BK3S Jawa Timur yaitu Home Care lansia dan Tiara Handicraft. Kegiatan pada hari tersebut dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa obyek wisata di Surabaya dan sekitarnya seperti melintasi jembatan Suramadu sertameninjau dan berbelanja di pusat batik di BangkalanMadura..</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Kegiatan pada harikedua tersebut diakhiri dengan Farewell Party pada malam harinya yang diselenggarakan diRuang PelatihanYayasan BKKKS Jawa Timursekaligus sebagai penutup studi banding BK3S DKI Jakarta ke BK3S Jawa Timur. Pada ada keesokan harinya pada tanggal 04 Desember 2010 sebagian besar rombongan harus kembali ke Jakarta dengan menggunakan Kereta api.. Farewell Party tersebut dihadiri pula oleh Ketua Harian BK3S DKI Jakarta DR. Budiharjo, Msi. yang menyusul rombongan pada hari kedua. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bawa <em>&#8220;Setelah mencermati dan mendalami gerak langkah dan aktifitas yang diselenggarakan oleh BK3S Provinsi Jawa Timur terutama dalam tata kelola organisasi, kebijakan, program, pengelolaan sumber daya dan dana, serta kiat-kiat meraih keberhasilan, hanya satu kalimat yang patut disampaikan ; BK3S Provinsi Jawa Timur luar biasa danpatut dibanggakan!&#8221;<strong> (redaksi)</strong></em></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bk3sjatim.org/studi-banding-bk3s-dki-jakrta-ke-bk3s-jawa-timur-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SELAYANG PANDANG RR. SUPRAPTI KATIDJO</title>
		<link>http://www.bk3sjatim.org/selayang-pandang-rr-suprapti-katidjo/</link>
		<comments>http://www.bk3sjatim.org/selayang-pandang-rr-suprapti-katidjo/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2011 00:10:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bk3s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<category><![CDATA[bk3s]]></category>
		<category><![CDATA[profil]]></category>
		<category><![CDATA[suprapti katidjo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/bk3s/?p=2186</guid>
		<description><![CDATA[Nama lengkap Rr. Suprapti Katidjo, Lahir di Karisidenan Besuki Situbondo pada tanggal 12 April 1950, dalam kesehariannya biasa dipanggil dengan nama Bu Prapti. Dengan memulai pendidikan di Sekolah Rakyat yang lulus pada tahun 1962, dan lulus pendidikan SMPN Kalianget Tahun 1965. SELAYANG PANDANG RR. SUPRAPTI KATIDJO SEBAGAI SEORANG PEKERJA SOSIAL MASYARAKAT Nama lengkap Rr. Suprapti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span><img class="alignleft  wp-image-2356" title="suprapti-katidjo" src="http://www.bk3sjatim.org/wp-content/uploads/2011/07/suprapti-katidjo.jpg" alt="" width="249" height="249" />Nama lengkap Rr. Suprapti Katidjo, Lahir di Karisidenan Besuki Situbondo pada tanggal 12 April 1950, dalam kesehariannya biasa dipanggil dengan nama Bu Prapti. Dengan memulai pendidikan di Sekolah Rakyat yang lulus pada tahun 1962, dan lulus pendidikan SMPN Kalianget Tahun 1965. <span id="more-2186"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"><strong><span>SELAYANG PANDANG RR. SUPRAPTI KATIDJO</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"><strong><span>SEBAGAI SEORANG PEKERJA SOSIAL MASYARAKAT</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong></strong><span>Nama lengkap Rr. Suprapti Katidjo, Lahir di Karisidenan Besuki Situbondo pada tanggal 12 April 1950, dalam kesehariannya biasa dipanggil dengan nama Bu Prapti. Dengan memulai pendidikan di Sekolah Rakyat yang lulus pada tahun 1962, dan lulus pendidikan SMPN Kalianget Tahun 1965. Pada Tahun 1967 menikah dengan seorang anggota TNI AD yang bernama KATIDJO dan dikaruniai 4 (empat) orang anak, 3 laki-laki dan 1 orang perempuan. Saat ini berdomisili di Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo Gang 28 No. 03 Desa Randuagung Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Pada awalnya saya mengenal kegiatan sosial saat saya tergabung dalam organisasi istri TNI (PERSIT). Ketika suami saya pensiun saya kembali ke Desa Randuagung Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik (tempat kelahiran) dan disinilah saya terpanggil untuk mulai merintis berbagai kegiatan sosial. Atas panggilan jiwa sosial saya mulai bergabung dengan PSM di Desa Randuagung pada tahun 1974.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Pertama kali saya ditawari oleh kepala Desa Randuagung untuk mengikuti pelatihan dasar PSM pada tahun 1980 yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur di Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. Meski saya harus meninggalkan keluarga untuk kegiatan tersebut, saya sangat bersemangat mengikuti pelatihan tersebut guna menambah wawasan saya tentang kegiatan sosial. Pelatihan tersebut berlanjut dengan pelatihan PSM lanjutan dan pelatihan PSM pemantapan pada tahun 1994.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Setelah pelatihan tersebut saya memanfaatkan ilmu yang telah saya peroleh dengan mencoba menginventarisir dan menganalisa beberapa permasalahan sosial yang ada di Kabupaten Gresik bersama teman-teman PSM Desa Randuagung. Setelah melakukan inventarisir dan menganalisa PMKS yang ada, saya mencoba untuk melakukan pendekatan dan sosialisasi tentang permasalahan sosial dan penanganannya kepada ibu-ibu Jama?ah Yasin dan Tahlil yang ada di Desa Randuagung. Alhamdulilah gayung bersambut Ibu-Ibu Jama?ah Yasin tersebut sangat antusias kegiatan sosial tersebut, dengan mengadakan iuran sosial rutin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Dari pendekatan tersebut ternyata hasilnya cukup signifikan karena kami mampu memberikan beasiswa pada anak Yatim Piatu dan keluarga Tidak Mampu sebanyak 15 anak SD, uang yang dinamakan <strong>JIMPITAN GEBOKAN</strong>. Kegiatan penyantunan anak yatim berlanjut sampai sekarang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Kegiatan perdana tersebut semakin menambah semangat dan kepercayaan kami bahwa tidak ada sesuatu yang mustahil untuk dilakukan, apalagi upaya untuk melakukan tugas yang sangat mulia yaitu Upaya Penanganan masalaha PMKS. Saya sadar bahwa penggalian PSKS tidaklah mudah, membutuhkan pendekatan dan sosialisasi yang bersifat terus menerus untuk menumbuhkan sayap lagi pada Ibu-Ibu PKK dengan memperkenalkan beberapa pekerjaan sosial, ternyata sambutan dari Ibu-Ibu PKK sangat baik dan mendukung kegiatan PSM. Berawal dari PKK di Desa Randuagung, kami mencoba untuk menjangkau desa-desa yang ada di Kabupaten Gresik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Hasil dari beberapa pendekatan yang dilakukan akhirnya banyak PSM yang bisa kami tangani, diantaranya :</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.</span></span><!--[endif]--><span>Santunan yatim piatu</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.</span></span><!--[endif]--><span>Santunan pada penyandang cacat</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>3.</span></span><!--[endif]--><span>Santunan korban bencana alam</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>4.</span></span><!--[endif]--><span>Pemberdayaan keluarga miskin</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>5.</span></span><!--[endif]--><span>Pendampingan LPP (Lembaga Pemberdayaan Perempuan) pada wanita rawan sosial ekonomi</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>6.</span></span><!--[endif]--><span>Pendampingan terhadap lanjut usia produktif</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>7.</span></span><!--[endif]--><span>Pendampingan KUBE (Kelompok Usaha Bersama)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Keberhasilan tersebut kami rasakan sebagai bagian dari perjuangan, karena moto yang kami tanamkan adalah <strong>?KEHIDUPAN AKAN BAHAGIA APABILA BISA MEMBAWA MANFAAT BAGI SESAMA?</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Berbagai upaya yang telah kami lakukan akhirnya saya berhasil meraih juara 1 PSM teladan di tingkat Provinsi Jawa Timur pada tahun 1996 dan Juara II PSM Teladan Tingkat Nasional. Dari berbagai penghargaan tersebut kami dipercaya untuk memimpin FK-PSM Kabupaten Gresik pada tahun 2004. Bahkan ketika pada tahun 2008 kami bermaksud untuk mengundurkan diri dikarenakan usia namun teman-teman memilih saya kembali untuk kepengurusan sampai tahun 2013 karena kredibilitas dan komitmen dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>FK-PSM Kabupaten Gresik periode 2008-2013 adalah bentuk dari Regenerasi, dengan melakukan terobosan-terobosan baru dan memperluas jaringan. Kami mencoba untuk melakukan sinergitas program pada semua lintas sektoral yang ada bahkan CSR pada perusahaan yang ada di Kabupaten Gresik. Kami dan seluruh pengurus FK-PSM saling bahu membahu melakukan penyelenggaraan sosial yang ada di Kabupaten Gresik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Pada bulan Desember tahun 2010 kami menerima <strong>PENGHARGAAN SATYA LENCANA KEBAKTIAN SOSIAL dari PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA</strong>, pada tahun yang sama pula salah satu perusahaan yang ada di Kabupaten Gresik (PT. Petrokimia Gresik) mengundang kami untuk melakukan sinergi program CSR (Corporate Social Responsibility) di Kabupaten Gresik. Alhamdulillah Puji Syukur kami panjatkan kepada Allah SWT perjuangan kami ternyata tidak sia-sia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Sinergi program CSR yang dipercayakan PT. Petrokimia Gresik pada kami antara lain :</span></p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Pemetaan PMKS di wilayah ring IA (Kelurahan Lumpur, Kelurahan Tlogo Pojok Kecamatan Gresik dan Desa Roomo) yang kami lakukan pada bulan Oktober 2010.</li>
<li style="text-align: justify;">Pembinaan dan pelatihan wanita rawan sosial ekonomi dan pengangguran kami laksanakan pada 31 Januari 2011.</li>
<li style="text-align: justify;">Pemberian modal usaha untuk wanita rawan sosial ekonomi dan lansia produktif kami lakukan pada bulan 02 Februari 2011.</li>
<li style="text-align: justify;">Pemetaan wilayah untuk pelatihan ketrampilan kulit perca yang kami laksanakan pada bulan Maret s/d April 2011.</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span>Banyak harapan yang masih banyak lagi yang kami impikan dan angankan, yaitu sinergitas dalam penyelenggaraan kegiatan sosial antara semua pihak atau seluruh PSKS (Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial) baik PSM, Pemerintah, Dunia Usaha, LSM, Perguruan Tinggi, Ormas dan masih banyak lagi. Insya Allah dengan bersatunya semua pihak, harapan kita semua dapat terwujud. <strong><em>Amin amin yarobbalallamin</em></strong>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span>DAFTAR RIWAYAT HIDUP</span></span></strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify;">Nama: Rr. Suprapti Katidjo</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"><span>Tempat/tanggal lahir: Situbondo/ 12 April 1950</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"><span>Alamat: Jl. Dr. Wahidirn SudirohusodoXXVIII / 03 Kebomas Gresik</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"><span>Status : Menikah</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"><span>Agama: Islam</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>?</span></span><!--[endif]--><strong><span>Pendidikan ;</span></strong></p>
<ol>
<li>Sekolah Rakyat Gadis Tahun 1956 ? 1962</li>
<li>SMPTahun 1962 ? 1965</li>
</ol>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>?</span></span><!--[endif]--><strong><span>Pengalaman Organisasi ;</span></strong></p>
<ol>
<li>1974 ? 1985; Pengurus PERSIT KARTIKA CANDRA KIRANA Yonif 514 KOSTRAD BONDOWOSO</li>
<li>1985 ? 1991; Pengurus PERSIT KARTIKA CANDRA KIRANA KODIM 0817 KabupatenGresik</li>
<li>1985 ? sekarang; Kader PKK Desa Randuagung</li>
<li>1985 ? 2000; Ketua PKK RW 02 Desa Randuagung Kecamatan Kebomas Gresik.</li>
<li><span>1985 ?2007; Ketua Pekerja Sosial Masyarakat ( PSM ) Desa Randuagung </span>Kec. Kebomas Gresik.</li>
<li>1999- sekarang: Ketua Persatuan Istri Purnawirawan ABRI Kabupaten Gresik</li>
<li>2004 ? sekarang: Pengurus Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Gresik</li>
<li>2004 ? 2007: Ketua Forum Komunikasi Pekerja Sosial Masyarakat ( FK PSM ) Kab. Gresik PeriodeI</li>
<li>2005 ? sekarang: Pengurus Primer Koperasi Purnawirawan ABRI ( PRIMKOPPABRI ) Kab. Gresik</li>
<li>2006 ? sekarang:Pengurus Himpunan Wanita PekerjaRumahan Indonesia ( HWPRI ) Prop. Jawa Timur</li>
<li>2006 ? sekarang:KetuaHimpunan Wanita PekerjaRumahan Indonesia ( HWPRI ) Kabupaten Gresik</li>
<li>2007 ? sekarang:Pengurus Dewan Harian 45 Kabupaten Gresik</li>
<li>2007 ? sekarang:PengurusPusat Koperasi Purnawirawan ABRI (PUSKOPPABRI ) Propinsi Jawa Timur</li>
<li>2008 ? sekarang:Ketua Forum Komunikasi Pekerja SosialMasyarakat ( FK PSM ) Kabupaten Gresik Periode II</li>
</ol>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"><!--[if !supportLists]--><span><span>?</span></span><!--[endif]--><span>Penghargaan:</span></p>
<ol>
<li>1996:PSM teladan Propinsi Jawa Timur Juara I</li>
<li>1996:PSM Teladan Nasional Juara II</li>
<li>2002:Kader Berprestasi dari Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraankeluarga (PKK) Kabupaten Gresik</li>
<li>2003:Kader TIM Penggerak PKK Yang Telah Mengabdikan Diri Selama 18Tahun dalam Menuju Keluarga Sejahtera</li>
<li>2008:Juara II Lomba Kader PKK Desa / Kelurahan Berprestasi Tahun 2008 dari TIM Penggerak PKK Kabupaten Gresik.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bk3sjatim.org/selayang-pandang-rr-suprapti-katidjo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

