Sekilas Melihat Tandon Dan Pipa Air Di Dukuh Sidowayah

SONY DSCPada tahun 1992, Kanwil Departemen Sosial Provinsi Jawa Timur telah membangun tandon air pada sumber air di lereng Pegunungan Rajekwesi yang jauhnya 2,5 KM dari Dukuh Sidowayah, Desa Krebet Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo. Tandon ini pernah tertimpa longsor dan masyarakat Dukuh Sidowayah bergotong royong merehabilitasinya dan menanam pohon-pohon di sekitar tandon itu.

Untuk dapat mengalirkan air dari tandon ke perkampungan, BKKKS Provinsi Jawa Timur membangun tandon air diujung perkampungan. Dengan pipa-pipa air dialirkan ke perumahan penduduk. Sejak tahun 1994 LSM PLAN masuk Desa Krebet dan bersama masyarakat melanjutkan pembangunan tandon-tandon hingga berjumlah 63 buah. Disamping program air, PLAN juga membantu masyarakat dengan program pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.

Kondisi ini sudah dilaporkan oleh Warta Sosial edisi 30/Th. VI/Juni/2004 pada kolom Potret Desa. Pada tahun 2011 ini, tepatnya pada bulan Oktober Tim Warta Sosial berkesempatan berkunjung ke Rumah Kasih Sayang di Desa Krebet Kecamatan Jambon “Wah kebetulan bisa sekaligus lihat tandon  airnya” pikir tim Warta Sosial, eh ternyata kata Kepala Desa Krebet sekarang Pak Jamiran sejak tahun 2007, Desa Krebet sudah dimekarkan menjadi 2 desa, yaitu Desa Krebet dan Desa Sidoharjo dan Dukuh Sidowayah termasuk Desa Sukoharjo. Karena waktu sangat terbatas tidak sempat bertemu Kepala Desa Sidoharjo. Tim mencari sendiri dukuh Sidowayah berdasar petunjuk Kepala Desa Krebet.

Berbekal info tersebut Tim bersusah payah untuk mencari keberadaan tandon dan pipa air tersebut dikarenakan daerah dan medan berbeda jauh dari beberapa tahun yang lalu, setelah bertanya tanya kepada beberapa penduduk asli desa tersebut akhirnya Alhamdulilah bisa ketemu juga tandon dan pipa air yang dibangun BKKKS Provinsi Jawa Timur pada tahun 1992 tersebut walaupun harus berjalan kaki karena medan yang tidak bisa dilalui mobil.

Tandon yang pernah dilaporkan Tim Warta Sosial 7 tahun yang lalu itu tetap masih bermanfaat untuk masyarakat dukuh Sidowayah, namun dengan berjalannya tahun kondisi sekitar tandon memang butuh perbaikan. Dari informasi beberapa warga disekitar keberadaan tandon air tersebut menyampaikan bahwa tandon air ini sangat bermanfaat sekali karena warga tidak perlu lagi jaun jauh ke lereng gunung untuk mengambil air karena sudah dapat dialirkan ke rumah-rumah warga. (MS)

 

Satu Respon

  1. author

    Tjuk Kasturi Sukiadi Hadiwinoto4 tahun ago

    Masyarakat desa ini harus mendapat perhatian serius dari Negara dan Masyarakat Peduli agar secara berangsur angsur namun pasti akan terjadi perubahan kearah perbaikan dari gnerasi sekarang ke generasi berikutnya dan yang akan datang. Oleh karena itu program pemerintah yang dilaksanakan haruslah berkesinambungan. Pemeerintah Daerah/Kabupaten Ponorogo harus menyusun program yang solid, komprehensip dan berkesinambungan yang untuk itu dapat memanfaatkan bantuan pemerintah pusat dan partisipasi masyarakat peduli.

    Balas

Tinggalkan Balasan