BK3S || BK3S JATIM || BKKKS || BKKKS JATIM || SOSIAL
Berita Kronik

Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2013

Seperti pada tahun sebelumnya, Tugu Pahlawan Surabaya yang merupakan salah satu tempat bersejarah pada hari Sabtu, 29 Juni 2013 begitu semarak dengan kehadiran ratusan anak-anak. Mereka semua berkumpul dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2013 yang diprakarsai oleh BKKKS Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Yayasan BK3S Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya dan masyarakat peduli kesejahteraan anak dengan mengadakan berbagai kegiatan untuk anak-anak dengan tema  “Ciptakan Lingkungan Yang Peduli dan Ramah Anak”

Dalam perongatan Hari Anak Nasional Tahun 2013 kali ini diikuti lebih kurang 500 anak-anak dan undangan dari panti asuhan dan organisasi anak disekitar Kota Surabaya, mereka berpartisipasi dalam lomba-lomba yang diadakan, yakni lomba Vocal Group Lagu Nasional dan lomba mendongeng, permainan anak tradisional dan pentas seni. Peserta acara tersebut tidak hanya anak-anak dari Panti Asuhan saja, akan tetapi juga anak-anak dari anak jalanan yang tergabung dalam organisasi peduli anak seperti sanggar alang-alang. Antusiasme tak hanya tampak pada para peserta juga para pengunjung Tugu Pahlawan yang tampak mengikuti serangkaian kegiatan.

Dari beberapa penampilan karya seni terdapat salah satu penampilan yang cukup membuat bangga saat anak-anak dari Pondok Sosial Kalijudan membawakan nyanyian yang memberikan bukti bahwa meski memiliki keterbatasan fisik, tetapi mereka tidak akan pernah terhambat dalam berkreasi khususnya dalam bidang seni.

Selain acara pentas seni dan perlombaan, terdapat acara pengenalan kembali permainan tradisional kepada para nakan-anak. Acara ini untuk mengingatkan kembali pada anak-anak tentang bermacam-macam permainan tradisional.

Dalam acara permainan anak tradisional tersebut disiapkan berbagai macam permainan tradisional diantaranya, permainan gasing, ular tangga, gobak sodor, engkle, ular naga dan dakon.  Setiap permainan dibagi-bagi, sehingga semuanya bisa ikut andil dan mencoba permainan-permainan tradisional yang ada.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan dan mengembangkan kreativitas anak-anak. Disini juga diharapkan, generasi muda tumbuh sebagai generasi yang jujur, berprestasi dan kreatif sehingga menjadi lebih unggul.

Anak-anak sangat antusias mencoba segala permainan tradisional yang ada. Meskipun mereka saat ini sudah sangat banyak berbagai macam permainan yang canggih, tetapi mereka tetap tertarik dan terlihat menikmati setiap permainan tradisional.

Pada akhir kegiatan ini telah terpilih 60 anak pemenang untuk seluruh kategori lomba. Masing-masing 10 anak untuk lomba mendongeng tingkat SD dan SMP dan 50 anak untuk lomba vocal group lagu Nasional tingkat SD dan SMP. Mereka yang menang dalam lomba tersebut telah mendapatkan uang pembinaan dan peralatan sekolah.

Related posts

WANITA YANG PUNYA VISI ITU TELAH TIADA!

bk3s

Konferensi Nasional Kesejahteraan Sosial (KNKS) VII

admin01

Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2015

admin01