50 orang Lansia di Kab. Gresik menerima bantuan permakanan & peningkatan gizi dari Menteri Sosial RI

Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan terhadap para lansia di masyarakat (non panti) yang belum pernah mendapatkan pelayanan sosial, Pemerintah melalui Kemneterian Sosial Republik Indonesia member bantuan permakanan lewat BKKKS Provinsi Jawa Timur, jumlah seluruhnya 110 orang lansia tidak mampu/miskin. Bantuan diberikan kepada 2 wilayah yaitu di Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik, di Kota Surabaya diberikan di kelurahan Tenggilis Mejoyo sejumlah 60 orang lansia dan di Kabupaten Gresik di 4 Desa dari 2 Kecamatan dengan jumlah 50 orang lansia. Jumlah bantuan masing-masing @ Rp. 600.000 (Enam Ratus Ribu Rupiah) untuk biaya makan dan peningkatan gizi selama 2 bulan.

Bantuan pelayanan ini dalam rangka peningkatan pelayanan kesejahteraan sosial lanjut usia dan gizi. Untuk melindungi terjadinya resiko besar maka bantuan diberikan lewat BKKKS Provinsi Jawa Timur, selanjutnya penyaluran bantuan langsung kepada para lansia diketahui oleh Dinas Sosial Pembina Tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota maupun yang bersangkutan dan dibina serta diawasi oleh para pendamping dan PSM sebagai relawan tingkat Kelurahan/Desa, supaya penggunaan bantuan tersebut terarah tepat sasaran dan bermanfaat secara benar.

Bantuan 110 orang lansia dikhususkan untuk para lansia yang belum pernah mendapatkan pelayanan dengan system Home Care seperti yang sekarang juga dikelola oleh BKKKS Provinsi Jawa Timur dan sudah berjalan selama 3 tahun.

Hadir  pada  acara  penyaluran  bantuan  tersebut   Wakil   Bupati   Gresik                                           Bapak Drs. H. Moh. Qosim, M.Si, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Gresik Bapak DRS. H. Chumaidi Ma’un, para Camat dan Kepala Desa yang akan menerima. Bapak Wakil Bupati Gresik memberikan sambutan bahwa sangatlah besar jasa para orang tua yang sudah memberikan materi, tenaga dan pikirannya untuk para anak-anaknya, anak muda yang berhasil tidak lepas dari bimbingan para orang tua, oleh karena itu para anak muda harus berterima kasih, mendoakan kepada para orang tua dan harus menghargai jasa-jasa orang tua yang begitu besar.

Selanjutnya dikatakan bahwa menghormati dan menghargai orang tua adalah wajib bagi anak-anak muda, anak-anak muda berhasil karena doa dan bimbingan orang tua, Gusti Allah SWT selalu memberi barokah kepada anak-anak muda yang menghargai dan menghormati orang tua.

Selanjutnya Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Gresik Bapak DRS. H. Chumaidi Ma’un, member sambutan bahwa di Kabupaten Gresik masih banyak penyandang masalah kesejahteraan sosial, terutama anak jalanan, oleh karena itu anggaran APBD memprioritaskan untuk masalah sosial, pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial. Jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial di Kabupaten Gresik menurut beliau + 57.558 orang.

Bapak Ketua Umum BKKKS Provinsi Jawa Timur Bapak DR. H. Tjuk Kasturi Sukiadi, SE pada acara penyerahan bantuan tersebut sangat menyanjung serta berterimakasih atas perhatian Bapak Wakil Bupati yang sangat memperhatikan para lansia sebagai umat yang harus diperhatikan, dihormati dan dibantu terutama yang tidak mampu/miskin. Beliau menginformasikan bahwa BKKKS Provinsi Jawa Timur memberikan pelayanan kepada para lansia dengan system Home Care dan ini merupakan pilot project yang perlu dikembangkan  secara luas.

Home Care pelayanan lanjut usia berbasis keluarga dan masyarakat dan keberadaannya diwilayah yang jumlah lansia tidak mampu cukup banyak untuk penanganan Home Care perlu pendamping yang akan membina, mengawasi para lansia yang membutuhkan bantuan. Pendamping adalah relawan berasal dari masyarakat yang mempunyai kepedulian kepada lanjut usia. Home Care ini pelayanan lansia yang paling cocok untuk Indonesia karena keberadaannya yang ada dilingkungan keluarga sendiridan dimasyarakat, oleh karena itu bila setiap Kecamatan mempunyai Home Care maka tidak akan ada orang tua yang terlantar, perlu diketahui dalam penanganan Home Care, Kepala Desa/Lurah sangat berpengaruh dalam meningkatkan kesejahteraan sosial lansia sebagai warganya.

Selain penyaluran bantuan dari kementerian Sosial yang berupa uang lewat BKKKS Provinsi Jawa Timur, pada acara tersebut dari Badan Amil Zakat memberikan bantuan juga berupa sembako kepada 50 orang lansia, pelaksanaan kegiatan tersebut pada tanggal 16 Februari 2012. (Ibu Ami & Ibu Tjuk).

  

Tinggalkan Balasan