Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019

Dalam rangka Peringatan Hari Anka Nasional (HAN) Tahun 2019, BKKKS Provinsi Jawa Timur telah menyelenggarakan serangkaian kegiatan yaitu : Tari massal tradisional “Jaranan”, Lomba Fashion bahan daur ulang “menampilkan kekayaan budaya Indonesia”, Lomba mendongeng untuk SD, Lomba menggambar Untuk SD, Lomba mewarnai untuk disabilitas tuna grahita, Lomba melukis untuk SMP, Lomba kreasi bekal sekolah sehat dan bergizi untuk SD dan SMP, Pentas seni, Bazaar karya anak anak, Pelestarian permainan tradisional dan Konsultasi kesehatan gratis bekerjasama dengan Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI) Jawa Timur.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di kompleks Yayasan BK3S Jawa Timur, Jl. Raya Tenggilis GG 10 Surabaya pada hari Sabtu tanggal 14 September 2019 mulai pukul 06.00 sampai dengan 12.00 wib. Jumlah peserta dalam kegiatan tersebut berjumlah 423 anak dari surabaya dan sekitarnya. Tema Peringatan Hari lanjut Usia Nasional Tahun 2019 adalah “Kita Anak Indonesia, Kita Gembira”

Kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun ini bisa terlaksana berkat kerjasama  Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI) Pengurus Daerah Jawa Timur, Bank Jatim, Bank BPRS Bhakti Makmur Indah, PERSIT Kartika Candra Kirana PD V Brawijaya, Perusahaan Tera Chick dengan produk Susu ZEE dan Sosis Yikko, Sanggar Kelingan, Kacang Dua Kelinci dan Masyarakat Peduli Kesejahteraan Anak.

Ibu Farida Martarina selaku Ketua Panitia dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan ini menekankan betapa pentingnya menumbuh kembangkan kreatifitas anak anak, sehingga mereka bisa lebih berani mengeksplorasi potensi diri yang dimiliki. Peringatan Hari Anak Nasional (HAN)  tahun ini mendukung kreatifitas anak-anak untuk berani berkreasi, sehingg kita berharap anak anak Indonesia menjadi anak anak yang bisa tumbuh dan berkembang dalam suasana yang gembira

Selanjutnya Ketua Umum BKKKS Provinsi Jawa Timur Ibu DR. Pinky Saptandari, W. MA menyampaikan pentingnya memperhatikan ruang bermain yang aman dan nyaman bagi anak anak, sehingga akan muncul kepekaan dan kebebasan dalam berpikir yang pada akhirnya anak anak menjadi peduli dan dapat menghargai keberagaman, selain itu diharapkan kegiatan ini menjadi ajang anak dan orangtua untuk bersama sama belajar, belajar saling menghargai, belajar mengasah potensi dan kreativitas serta kerjasama. Selain itu dengan adanya konsultasi kesehatan dan konsultasi psikologi menjadi nilai tambah acara pada tahun ini yang dimanfaatkan dengan antusias oleh para orangtua dan pendidik untuk dapat berkonsultasi.

Tujuan diadakan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) dengan bentuk kegiatan seperti diatas, diharapkan timbul suatu tanggapan dari semua pihak, baik Pemerintah, masyarakat sehingga terjadi sinergi dan reaksi berantai yang tiada putus-putusnya untuk menumbuhkan pemahaman yang lebih komprehensif dan utuh, mengembangkan pemikiran kritis dan tindakan konkrit serta keberpihakan kepada usaha peningkatan kesejahteraan anak.

Beri rating artikel ini!
Tag:

Tinggalkan Balasan