PERINGATAN HARI PAHLAWAN TAHUN 2013

Sepuluh November merupakan tanggal yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia, setiap tanggal tersebut kita merayakan Hari Pahlawan, pada saat itulah kita mengenang jasa para pahlawan yang telah bersedia mengorbankan jiwa, raga dan hartanya untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Salah satu yang paling bersejarah adalah pada saat itu para pejuang kita bertempur mati-matian untuk melawan tentara Sekutu di Surabaya, padahal saat itu kita hanya mempunyai beberapa pucuk senjata api, selebihnya para pejuang menggunakan bambu runcing, akan tetapi para pejuang kita tak pernah gentar untuk melawan penjajah dengan segala keterbatasan demi menjaga martabat bangsa.

Setiap tahun kita mengenang jasa para pahlawan, namun terasa mutu peringatan itu menurun dari tahun ke tahun. Kita sudah makin tidak menghayati makna hari pahlawan. Peringatan yang kita lakukan sekarang cenderung bersifat hanya seremonial saja. Memang kita tidak ikut mengorbankan nyawa seperti para pejuang pada waktu itu, tugas kita saat ini adalah memberi makna baru kepahlawanan dan mengisi kemerdekaan sesuai dengan perkembangan zaman. Saat memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan, rakyat telah mengorbankan nyawanya dan kita wajib menundukkan kepala untuk mengenang jasa-jasa mereka.

Akan tetapi kepahlawanan tidak hanya sekedar itu saja, dalam mengisi kemerdekaan pun kita dituntut untuk menjadi pahlawan. Menghadapi situasi seperti sekarang kita berharap muncul banyak pahlawan dalam segala bidang kehidupan. Bangsa ini sedang membutuhkan banyak pahlawan, pahlawan untuk mewujudkan Indonesia yang damai, Indonesia yang adil dan demokratis, dan Indonesia yang bersih dan bebas korupsi.

Berlatar belakang hal tersebut BKKKS Provinsi Jawa Timur telah menyelenggarakan Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2013 dengan acara penanaman nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi muda dengan mengambil tema “Pahlawanku Idolaku”. Besar harapan dengan diselenggarakannya kegiatan ini dapat mempererat integritas antar pelajar, rasa nasionalisme serta dapat memberikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa dan Negara bagi generasi penerus bangsa.

Dalam Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2013 agar lebih memantapkan penanaman nilai-nilai kepahlawanan maka kegiatan dilaksanakan di Kota Blitar, pemilihan Kota Blitar adalah dengan maksud Kota Blitar merupakan kota pahlawan, disana banyak tokoh-tokoh yang lahir dan disemayamkan disana, sebut saja Tokoh Proklamator dan Presiden RI pertama  Bapak Ir. H. Soekarno atau biasa disebut Bung Karno.

Peringatan tersebut berlangsung selama 2 hari yaitu pada tanggal 09 dan 10 November 2013 dan mengikutsertakan 100 orang siswa SMA/SMK dengan komposisi 50 siswa SMA/SMK dari Kota Surabaya dan 50 siswa SMA/SMK dari Kota Blitar.

Kegiatan diawali dengan berkumpulnya siswa dari Kota Surabaya di halaman kantor BKKKS Jawa Timur, Jl. Raya Tenggilis Blok GG No. 10 Surabaya. Para peserta terlihat begitu antusias melakukan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum BKKKS Jawa Timur Bapak DR. H. Tjuk Kasturi Sukiadi, SE. Kehidmatan tersebut terlihat saat dikumandangkannya lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta dan panitia.

Keberangkatan peserta dari Surabaya tersebut terlihat begitu heroik dengan disediakannya armada transportasi dari Bus TNI AL sebanyak 2 bis, para peserta sangat menikmati perjalanan dengan diadakannya game-game yang cukup mengembirakan di dalam bis. Pengaturan tempat duduk sendiri dari Panitia sudah diatur sebaik mungkin sehingga para peserta bisa berbaur dengan teman yang baru dari sekolah lain.

Tepat pukul 12.00 peserta dari Surabaya sampai di Balai Kota Blitar dengan didahului jamuan makan siang oleh Pemerintah Kota Blitar. Setelah makan siang para peserta berkumpul bersama siswa dari Kota Blitar pada saat upacara penerimaan dari Pemerintah Kota Blitar yang secara langsung diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar Bapak Drs. Santoso, M.Pd. Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar menyampaikan bahwa acara ini sangat bagus untuk selalu dilaksanakan karena sebagai ajang saling interaksi antar siswa dalam tukar pikiran dan pengalaman dari Kota lain.

Setelah upara penerimaan seluruh peserta melakukan perjalanan menuju Istana Gebang yang merupakan rumah tempat tinggal Orang tua Bung Karno. Istana Gebang berdiri di atas lahan sekitar dua hektar. Keseluruhan bagiannya terdiri dari rumah utama, bagian ini terdiri dari ruang tamu yang cukup luas dengan perabot kursi model lama dan beberapa meja serta lemari kecil di sisi barat. Selain itu juga terdapat ruang keluarga yang juga cukup lapang dengan deretan kursi kayu berkombinasi anyaman rotan. Di sana juga terdapat beberapa koleksi yang berhubungan dengan Bung Karno, sedangkan di sebelah kanan rumah utama terdapat Balai Kesenian.

Masih dihari yang sama tanggal 09 November 2013 setelah para peserta mengunjungi istana gebang dan dilanjutkan dengan beristirahat di Hotel yang disediakan oleh Panitia, pada malam harinya dilanjutkan dengan pelaksanaan seminar yang dilaksanakan di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Seminar tersebut menghadirkan 3 narasumber yang teridiri dari 2 narasumber dari perwakilan siswa Kota Surabaya dan Kota Blitar serta narasumber ahli dari Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno.  Setelah pelaksanaan seminar seluruh peserta langsung melaksanakan renungan malam untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan. Kegiatan renungan malam tersebut berlangsung cukup khidmat dengan diselingi pembacaan puisi, ditambah lagi suasana yang cukup mendukung karena kegiatan dilaksanakan di Makam Proklamator Bung Karno.

Masih dalam serangkaian peringatan hari pahlawan tahun 2013 pada keesokan harinya tanggal 10 November 2013 pagi para peserta dari Kota Surabaya sebelum melakukan perjalanan pulang ke Surabaya melaksanakan kunjungan ke Lapas Anak Kelas II Blitar. Dalam acara kunjungan tersebut para siswa terlihat begitu senang dan bisa berbaur dengan penghuni lapas dengan berbagi kebahagian dengan memberikan bingkisan serta bernyanyi bersama. Setelah melakukan kunjungan ke Lapas Anak Kelas II Blitar peserta diajak berkunjung ke Candi Penataran dan dilanjutkan perjalanan ke Surabaya.

Disela – sela kegiatan salah satu siswa dari SMA Muhammadiyah 2 Surabaya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat menarik karena peserta bukan hanya dari Siswa Surabaya melainkan dari Siswa Kota Blitar, sehingga bisa saling tukar cerita dan tentunya bertambah teman di Kota lain. (Redaksi)

Beri rating artikel ini!
Tag:

Tinggalkan Balasan