Pendamping Home Care & Para Lansia Home Care Menyelenggarakan Halal Bihalal

Diruangan RW. 06 RT. 06 Kelurahan Tenggilis Mejoyo pada tanggal 15 September para pendamping Home Care bersama dengan lansia binaannya menyelenggarakan Halal Bihalal, hadir pada waktu itu Ketua Umum BKKKS Provinsi Jawa Timur Bapak DR. H. Tjuk Kasturi Sukiadi, SE bersama para Pengurus BKKKS Provinsi Jawa Timur dan Pengurus Yayasan BK3S Jawa Timur, hadir pula pada acara tersebut Bapak Lurah Tenggilis Mejoyo dan Bapak Ketua RW. 06 Tenggilis Mulyo. Perlu diketahui jumlah lansia binaan seluruhnya ada 85 orang dan jumlah pendamping 25 orang, jumlah Pembina dari Pengurus BKKKS Provinsi Jawa Timur + 9 orang dibagi dalam 5 kelompok :

NO

KELOMPOK

JUMLAH LANSIA BARU

JUMLAH LANSIA LAMA

  1.  
Kelompok I

15 Orang Lansia

10 Orang Lansia

  1.  
Kelompok II

20 Orang Lansia

10 Orang Lansia

  1.  
Kelompok III

15 Orang Lansia

10 Orang Lansia

  1.  
Kelompok IV

20 Orang Lansia

10 Orang Lansia

  1.  
Kelompok V

15 Orang Lansia

10 Orang Lansia

Jumlah

85 Orang Lansia

50 Orang Lansia

Ternyata para pendamping mampu mengembangkan jumlah yang dibina, jumlah pengembangan seluruhnya 35 orang dengan jumlah bantuan yang sama, jumlah pengembangan dananya inisiatif para pendamping sendiri dengan pelayanan yang sama dengan jumlah bantuan dana dari BKKKS Provinsi Jawa Timur, sedangkan untuk pengembangannya pendamping usaha sendiri.

Acara halalbihalal walaupun sederhana cukup mengesankan, acara ini usaha dan dari ide dari Pendamping sendiri yang tujuannya untuk :

  • Meningkatkan kemampuan lansia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan
  • Mengembangkan syiar Islam karena pada umumnya lansia beragama Islam
  • Meningkatkan semangat Ukhuwah Islamiyah
  • Untuk menjalin keakraban dan silahturahim diantara lansia.

Sambutan Ketua Umum BKKKS Provinsi Jawa Timur Bapak DR. H. Tjuk Kasturi Sukiadi, SE, beliau menjelaskan mengenai keberadaan BKKKS Provinsi Jawa Timur dan kegiatan pelayanan para lansia berbasis keluarga dan masyarakat yang beada di luar panti sosial, kondisi lansia binaan para pendamping tersebut dari golongan bermasalah ekonomi, kesehatan dan masalah yang berkaitan dengan keluarga.

Home Care semacam ini perlu dikembangkan paling tidak setiap Kecamatan ada kegiatan Home Care lansia, karena pelayanan lansia dengan system Home Care sangat murah bila dibandingkan dalam panti sosial, disamping itu pelayanan dalam keluarga lebih menguntungkan karena setiap saat masih bisa bertemu dan bercengkrama dengan para keluarganya (anak, cucu dan saudaranya) serta didukung oleh masyarakat sekelilingnya, silahturahim setiap saat bisa berjalan/terlaksana.

Acara Halal Bihalal diisi dengan ceramah dan dilanjutkan ramah tamah dengan para lansia, pendamping, Pembina dan undangan yang hadir. Dimeriahkan dengan elekton dari Pengurus Yayasan BK3S Jawa Timur serta lagu lansia bahagia oleh para pendamping yang diikuti oleh semua hadirin. (Ibu Dra. Hj. Ami S. Poerwanto & Ibu Hj. Indijati Sukiadi, SH)

Tinggalkan Balasan