Pengurangan Kemiskinan & Penciptaan Lapangan Kerja di JATIM

Pada tanggal 15 September 2010 telah diselenggarakan presidentiallecture di Istana Negara Jakarta. Dalam pengantarnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengutarakan bahwa pada saat ini adalah Revolusi gelombang kedua yang ditandai oleh penguatan demokrasi. Indonesia menerapkan 4 pilar strategi yaitu : pro pertumbuhan, pro lapangan kerja, pro pengurangan kemiskinan dan pro lingkungan hidup. Selanjutnya Prof. David T. Ellwood, Dekan

Harvard Kennedy School Amerika Serikat, meyampaikan 4 syarat penciptaan lapangan kerja dan pengurangan kemiskinan yaitu : 1) ekonomi yang kuat, 2) Keunggulan komperatif jangka panjang, 3) Kelembagaan dan Pemerintahan yang kuat dan efektif, 4) Program bagi kaum miskin yang dirancang dengan seksama.

Bagaimana aplikasinya di Provinsi Jawa Timur? Pada diskusi panel yang diselenggarakan oleh ISEI Cabang Surabaya Koordinator Jawa Timur, tanggal 08 Juni 2011, yang dipandu oleh Dr. H. Tjuk Kasturi Sukiadi, SE dengan 4 orang panelis yaitu Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh asistennya, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dr. Untung S. Rajab, Drs. SH, Pemimpin Bank Indonesia Surabaya dan Kepala Perwakilan BPKP Jawa Timur, Sidik Wiyoto, SH. MH, dapat diketahui bahwa dalam rangka pengurangan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja, ke 4 syarat sudah menjadi RPJMD 2009 – 2014. Usaha yang dilakukan untuk syarat 1 dilaksanakan revitalisasi pertanian dan argoindustri/agrobisnis, peningkatan industri, ekspor non migas dan pariwisata, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur. Untuk syarat ke 2 diupayakan peningkatan daya saing industri manufaktur, untuk syarat ke 3 ada upaya percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi dan pelayanan publik, peningkatan keamanan dan ketertiban, penanggulangan kriminalitas, penegakan hukum dan hak-hak asasi manusia serta peningkatan kesolehan dan harmonisasi sosial, kemudian mengenai syarat ke 4 strategi Nasional di Provinsi Jawa Timur, sama-sama punya rancangan yang seksama untuk pengurangan kemiskinan dan lapangan kerja. Program utama Nasional : klaster 1 bantuan dan perlindungan sosial, klaster 2 pemberdayaan masyarakat, klaster 3 kredit usaha rakyat, klaster 4 program prioritas, sedang pada tingkat Provinsi Jawa Timur meliputi program renovasi BLK, magang, koperasi wanita, market job fair, pembangunan SMK. Pengentasan kemiskinan dengan metode klaster, klaster 1 bantuan langsung untuk RSTM, klaster 2 untuk RTM dan klaster 3 RTHM.

Pelaksanaan dan keberhasilan program penciptaan lapangan kerja dan pengurangan kemiskinan sangat tergantung pada kinerja dan perilaku eksekutif dan juga legislative serta rakyat yang terlibat. Mudah-mudahan pada tahun 2014 sudah dirasakan hasilnya. (M)

Tag:

Tinggalkan Balasan